Pelatihan Coretax 2025 – Sistem Inti Administrasi Perpajakan Profesional untuk Akuntan
Bimtek Coretax 2025: Sistem Inti Administrasi Perpajakan Lengkap & Profesional
Pelatihan Coretax 2025 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak pemerintah daerah, instansi publik, dan sektor swasta dalam memahami Sistem Inti Administrasi Perpajakan yang menjadi tulang punggung transformasi digital perpajakan nasional. Seiring dengan berlakunya berbagai regulasi terbaru di bidang fiskal dan akuntabilitas keuangan, penting bagi setiap pemangku kepentingan untuk menguasai perubahan sistem ini agar tetap relevan, patuh, dan mampu menjalankan tugas secara efektif.
Dalam beberapa tahun terakhir, Direktorat Jenderal Pajak telah memperkuat agenda modernisasi perpajakan melalui pengembangan Coretax, yang merupakan sistem terpadu untuk manajemen administrasi pajak. Namun, implementasi di lapangan menunjukkan masih adanya kesenjangan pemahaman antara regulasi dengan praktik, baik di kalangan aparatur pemerintah daerah maupun pelaku usaha. Hal ini menimbulkan risiko keterlambatan laporan, kesalahan administratif, bahkan potensi sanksi akibat tidak selaras dengan sistem yang berlaku.
Kondisi ini menjadi semakin krusial di tahun 2025, di mana digitalisasi perpajakan menuntut ketelitian, transparansi, dan kemampuan teknis yang lebih tinggi. Bukan hanya persoalan teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga bagaimana Coretax dapat mendukung tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai standar internasional. Di sinilah urgensi Pelatihan Coretax 2025 menjadi sangat relevan, karena memberikan ruang pembelajaran yang terstruktur, praktis, dan berbasis kasus nyata.
Identifikasi Masalah dalam Administrasi Perpajakan
Banyak aparatur maupun praktisi pajak menghadapi hambatan dalam menerjemahkan regulasi menjadi praktik administrasi yang sesuai dengan sistem baru. Permasalahan umum antara lain adalah pemahaman terbatas terhadap fitur Coretax, kesulitan dalam mengintegrasikan data keuangan lintas sistem, serta kurangnya strategi praktis dalam memastikan akurasi pelaporan. Ditambah lagi, perubahan regulasi yang cepat sering kali membuat pegawai kewalahan dalam menyesuaikan diri, sehingga risiko kesalahan administratif semakin meningkat.
Selain itu, tantangan keterbatasan sumber daya manusia di daerah menjadi faktor yang signifikan. Tidak semua institusi memiliki tim IT atau konsultan pajak yang memadai untuk mendampingi adaptasi terhadap sistem ini. Dengan demikian, tanpa adanya pembekalan yang tepat, proses administrasi perpajakan bisa berjalan lambat, tidak efisien, dan berisiko menghambat kinerja kelembagaan secara keseluruhan.
Solusi melalui Pelatihan Coretax 2025
Pelatihan Coretax 2025 dirancang untuk menjawab masalah tersebut dengan memberikan pembekalan komprehensif mengenai implementasi Sistem Inti Administrasi Perpajakan. Peserta tidak hanya akan memperoleh pemahaman teoritis mengenai kerangka regulasi terbaru, tetapi juga praktik langsung dalam mengoperasikan sistem, melakukan input data, mengelola pelaporan, serta mengantisipasi kendala teknis yang umum terjadi di lapangan.
Program ini menekankan pada pendekatan human-centered dengan metode belajar interaktif. Artinya, setiap materi tidak sekadar menjelaskan aturan, melainkan diarahkan agar peserta mampu menerapkannya sesuai dengan konteks pekerjaan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, peserta diharapkan tidak hanya mengetahui “apa” yang harus dilakukan, tetapi juga “bagaimana” melaksanakannya secara praktis dan efektif.
Penyusunan modul Pelatihan Coretax 2025 pun mengacu pada prinsip akuntabilitas dan transparansi. Setiap bagian materi berfokus pada keterkaitan antara regulasi perpajakan dengan tanggung jawab administrasi publik, sehingga peserta dapat memahami bahwa setiap input dan laporan dalam sistem memiliki konsekuensi hukum dan etika. Hal ini sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan negara yang semakin ketat.
Urgensi Mengikuti Pelatihan Sekarang
Keterlambatan dalam memahami dan menguasai Sistem Inti Administrasi Perpajakan berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi finansial maupun reputasi lembaga. Regulasi terbaru tidak hanya mengikat pemerintah pusat, tetapi juga wajib diterapkan oleh pemerintah daerah dan lembaga terkait. Apabila terjadi kesalahan dalam implementasi, bukan tidak mungkin lembaga tersebut menghadapi sanksi administrasi, denda, bahkan pemeriksaan intensif.
Tahun 2025 menjadi momentum penting, karena merupakan fase lanjutan dari implementasi penuh sistem Coretax yang mengintegrasikan berbagai layanan perpajakan. Oleh karena itu, Pelatihan Coretax 2025 bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan kebutuhan strategis agar setiap institusi mampu beradaptasi dengan perubahan. Urgensi ini semakin ditegaskan dengan adanya tuntutan transparansi publik, di mana masyarakat semakin kritis terhadap pengelolaan pajak dan keuangan negara.
Tak hanya itu, perkembangan global menuju digitalisasi administrasi publik juga menuntut standar yang lebih tinggi dalam hal integritas data dan kecepatan pelayanan. Jika lembaga tidak segera menyiapkan sumber daya manusianya, maka akan tertinggal jauh dari standar pelayanan publik yang diharapkan. Dengan mengikuti Pelatihan Coretax 2025, institusi akan berada di garis depan dalam menghadapi era baru administrasi perpajakan.
Transparansi, Akuntabilitas, dan Regulasi sebagai Pilar
Perubahan dalam sistem perpajakan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut komitmen terhadap prinsip tata kelola yang baik. Setiap transaksi pajak, pelaporan, dan validasi data dalam Coretax merupakan cerminan dari transparansi fiskal. Inilah alasan mengapa pelatihan tidak bisa dipandang sebelah mata. Peserta akan belajar bagaimana sistem ini mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan, mempercepat proses audit, serta memperkuat akuntabilitas institusi di mata publik dan otoritas fiskal.
Dalam konteks regulasi, Pelatihan Coretax 2025 memberikan pemahaman mendalam mengenai kebijakan terkini yang menjadi dasar pengembangan sistem. Dengan demikian, peserta tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi, tetapi juga memahami landasan hukumnya. Pemahaman ini akan mempermudah koordinasi antarbagian, mengurangi potensi kesalahan administratif, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses administrasi perpajakan.
Ajakan untuk Melanjutkan
Pembukaan ini baru menggambarkan sebagian kecil dari esensi Pelatihan Coretax 2025. Masih banyak aspek penting lain yang akan dibahas, mulai dari mekanisme teknis, strategi implementasi, hingga studi kasus yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari aparatur dan praktisi pajak. Oleh karena itu, kami mengajak Anda untuk melanjutkan membaca seluruh rangkaian artikel ini, agar mendapatkan gambaran menyeluruh mengapa pelatihan ini merupakan investasi strategis yang tidak boleh ditunda.
Segera lengkapi pemahaman Anda mengenai Sistem Inti Administrasi Perpajakan dengan mengikuti uraian selanjutnya. Jangan sampai organisasi Anda tertinggal dalam era transparansi dan digitalisasi perpajakan 2025. Waktu terbaik untuk mempersiapkan diri adalah sekarang, dan Pelatihan Coretax 2025 akan menjadi langkah awal yang tepat.

Tujuan Pelatihan Coretax 2025
Pelatihan Coretax 2025 disusun dengan tujuan strategis yang selaras dengan kebutuhan ASN, pejabat daerah, serta mitra swasta. Tujuan ini tidak hanya menekankan penguasaan teknis, tetapi juga integrasi antara regulasi, akuntabilitas, dan penerapan praktis dalam tata kelola perpajakan modern. Berikut sembilan tujuan utama pelatihan:
- Memberikan pemahaman komprehensif mengenai Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025, sehingga peserta mampu mengintegrasikan kebijakan fiskal dengan praktik administrasi yang akuntabel.
- Meningkatkan keterampilan teknis ASN dan pejabat daerah dalam menggunakan aplikasi Coretax, mulai dari input data, validasi, hingga pelaporan secara digital.
- Memperkuat kesadaran akan pentingnya transparansi keuangan, sesuai dengan regulasi nasional dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
- Menyiapkan peserta menghadapi perubahan regulasi pajak secara berkelanjutan, dengan simulasi kasus yang relevan di lapangan.
- Membekali pejabat pengelola keuangan daerah dengan strategi praktis untuk mengurangi risiko kesalahan administratif dan sanksi hukum.
- Meningkatkan kolaborasi lintas sektor antara instansi pemerintah dan mitra swasta dalam penerapan sistem perpajakan berbasis digital.
- Mendorong efisiensi pengelolaan data fiskal dan anggaran daerah dengan memanfaatkan fitur-fitur inti dalam aplikasi Coretax.
- Mengembangkan pola pikir strategis bagi peserta agar melihat Coretax bukan sekadar aplikasi, tetapi sebagai instrumen manajemen akuntabilitas fiskal.
- Mewujudkan kesiapan organisasi dalam mendukung era digitalisasi perpajakan nasional secara menyeluruh di tahun 2025.
Materi Pelatihan Coretax 2025
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pelatihan Coretax 2025 menyajikan materi terstruktur yang relevan dengan kebutuhan ASN, pejabat daerah, bendahara, pejabat pengadaan, dan mitra swasta. Berikut 11 poin materi utama yang akan dipelajari:
1. Pengenalan Coretax dan Latar Belakang Regulasi
- Sejarah pengembangan Coretax dan tujuan implementasinya.
- Landasan regulasi yang mendasari penerapan Sistem Inti Administrasi Perpajakan.
2. Struktur dan Fitur Utama Aplikasi Coretax
- Modul administrasi wajib pajak.
- Integrasi data fiskal dan validasi otomatis.
3. Tata Cara Input Data Pajak
- Langkah-langkah memasukkan data dengan benar.
- Studi kasus kesalahan input dan solusinya.
4. Manajemen Laporan dan Validasi
- Pembuatan laporan fiskal sesuai standar.
- Proses validasi data sebelum pelaporan resmi.
5. Simulasi Implementasi Regulasi Pajak Terbaru
- Praktik langsung menggunakan data simulasi.
- Penerapan aturan pajak dalam Coretax.
6. Akuntabilitas dan Transparansi dalam Administrasi Perpajakan
- Keterkaitan Coretax dengan prinsip good governance.
- Teknik menjaga integritas dan transparansi data fiskal.
7. Integrasi Coretax dengan Sistem Keuangan Daerah
- Sinkronisasi laporan pajak dengan anggaran daerah.
- Studi kasus penerapan di pemerintah daerah.
8. Strategi Mitigasi Risiko Administrasi Pajak
- Mengantisipasi kesalahan administratif dan sanksi.
- Penerapan SOP internal berbasis Coretax.
9. Praktik Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
- Studi kolaborasi antarinstansi dan mitra bisnis.
- Sinergi digitalisasi pajak lintas sektor.
10. Penggunaan Tools dan Aplikasi Pendukung
- Pemanfaatan perangkat lunak analitik keuangan.
- Integrasi dengan sistem informasi daerah.
11. Evaluasi dan Sertifikasi Peserta
- Ujian simulasi penerapan Coretax.
- Pemberian sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi.
Manfaat Pelatihan Coretax 2025
Pelatihan Coretax 2025 dirancang untuk memberikan manfaat praktis maupun strategis. Berikut tujuh manfaat utama yang dapat dirasakan langsung oleh peserta:
- Manfaat Praktis: Peserta dapat segera mengoperasikan aplikasi Coretax dengan lancar setelah pelatihan, sehingga pekerjaan administrasi pajak lebih cepat dan akurat.
- Manfaat Praktis: ASN dan bendahara daerah mampu menyusun laporan fiskal sesuai regulasi terbaru, mengurangi risiko kesalahan dan keterlambatan.
- Manfaat Praktis: Mitra swasta mendapatkan pemahaman lebih baik tentang kepatuhan pajak, sehingga meningkatkan kepastian hukum dalam kerja sama bisnis.
- Manfaat Strategis: Pemerintah daerah dapat memperkuat tata kelola fiskal yang transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan publik dan lembaga pengawas.
- Manfaat Strategis: Pelatihan ini mendukung efektivitas kebijakan fiskal jangka panjang, dengan ASN yang lebih kompeten dan terampil.
- Manfaat Strategis: Mitra swasta memperoleh daya saing lebih tinggi melalui penerapan sistem perpajakan digital yang selaras dengan standar nasional.
- Manfaat Strategis: Lembaga publik dapat meminimalkan potensi sanksi hukum dan reputasi buruk akibat kesalahan administrasi perpajakan.
Narasumber Pelatihan Coretax 2025
Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten, berasal dari lembaga otoritatif dan praktisi berpengalaman. Kredibilitas narasumber menjadi jaminan kualitas pelatihan, karena mereka telah terbukti dalam mendampingi implementasi sistem perpajakan di berbagai instansi. Berikut lima keunggulan narasumber:
- Berpengalaman dalam mengembangkan dan menerapkan Sistem Inti Administrasi Perpajakan di tingkat nasional maupun daerah.
- Memiliki pemahaman mendalam tentang regulasi perpajakan terkini, serta mampu mengaitkannya dengan praktik sehari-hari ASN dan pejabat daerah.
- Pernah memberikan bimbingan teknis serupa di berbagai pemerintah daerah dengan hasil yang terukur.
- Aktif memberikan konsultasi dan pendampingan dalam proyek digitalisasi perpajakan dan tata kelola fiskal.
- Berkomitmen menyampaikan materi secara praktis, sehingga peserta memperoleh wawasan yang aplikatif dan relevan.
Dengan dukungan narasumber yang profesional dan kredibel, peserta Pelatihan Coretax 2025 dapat yakin bahwa pembelajaran akan berjalan efektif, aplikatif, dan memberi nilai tambah nyata dalam peningkatan kompetensi.
Durasi & Metode Pelaksanaan Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025
Pelaksanaan Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025 dirancang profesional, efektif, dan fleksibel agar sesuai dengan kebutuhan peserta dari ASN, pejabat daerah, maupun mitra swasta. Berikut rincian durasi dan metode pelaksanaan:
- Durasi 2 Hari Intensif – Total pembelajaran berlangsung selama 2 hari penuh dengan alokasi 32 Jam Pelajaran (JP), mencakup teori, diskusi, dan praktik lapangan.
- Pembagian Sesi – Hari pertama fokus pada pemahaman regulasi, kebijakan, serta gambaran umum Coretax; hari kedua berorientasi praktik teknis, simulasi, dan studi kasus implementasi.
- Metode Tatap Muka – Diselenggarakan secara offline di lokasi pelatihan yang representatif untuk membangun interaksi langsung, networking, dan pendalaman materi.
- Metode Daring – Peserta dapat memilih mode online menggunakan platform interaktif berbasis video conference yang mendukung dokumentasi materi, tanya jawab real-time, dan rekaman pembelajaran.
- Metode Hybrid – Kombinasi online dan offline yang memberi fleksibilitas, sangat relevan bagi peserta dengan keterbatasan waktu atau lokasi.
Contoh skenario: hari pertama peserta hadir langsung di lokasi untuk sesi tatap muka, sementara hari kedua mengikuti sesi praktik melalui daring dengan dukungan tools digital modern.
Output Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025
Setelah menyelesaikan Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025, peserta akan memperoleh output nyata yang dapat langsung diaplikasikan di instansi maupun organisasi:
- Mendapatkan Sertifikat 32 JP resmi sebagai pengakuan kompetensi.
- Memahami regulasi terbaru terkait administrasi perpajakan secara komprehensif.
- Mampu menyusun laporan perpajakan yang akuntabel sesuai standar Coretax.
- Menguasai strategi implementasi praktis untuk mendukung tata kelola pajak daerah maupun instansi.
- Memperluas jaringan profesional antar ASN, pejabat daerah, dan mitra swasta.
FAQ – Pelatihan Coretax 2025
1. Apa itu Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025?
Pelatihan ini merupakan program profesional untuk meningkatkan pemahaman ASN, pejabat daerah, dan mitra swasta dalam menguasai Coretax, regulasi terbaru, serta strategi implementasi akuntabel.
2. Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Peserta terbuka bagi pejabat pemda, ASN (termasuk bendahara dan pejabat pengadaan), serta mitra swasta yang terlibat dalam pengelolaan perpajakan dan administrasi keuangan daerah.
3. Bagaimana metode pelaksanaan pelatihan ini?
Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka, daring, maupun hybrid dengan dukungan teknologi digital interaktif untuk memastikan efektivitas pembelajaran.
4. Apa manfaat utama mengikuti Pelatihan Coretax 2025?
Peserta akan memperoleh pemahaman regulasi terkini, kemampuan teknis menyusun laporan perpajakan, strategi implementasi, serta sertifikat resmi 32 JP yang diakui secara nasional.
5. Apakah peserta perlu membawa perangkat khusus?
Ya, peserta dianjurkan membawa laptop dengan spesifikasi minimal prosesor i5 agar optimal dalam mengikuti simulasi aplikasi dan praktik Coretax selama pelatihan.
6. Dimana lokasi pelatihan dilaksanakan?
Pelatihan tatap muka diadakan di lokasi strategis kota besar, sedangkan mode daring menggunakan platform resmi yang aman dan mudah diakses.
Kesimpulan
Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025 adalah jawaban atas kebutuhan mendesak akan tata kelola perpajakan yang akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi terbaru. Dengan kurikulum yang terstruktur, narasumber kredibel, serta metode pelaksanaan fleksibel, pelatihan ini menghadirkan solusi praktis sekaligus strategis bagi ASN, pejabat pemda, dan mitra swasta.
Melalui kombinasi materi mendalam, praktik langsung, serta sertifikasi resmi, peserta akan mampu meningkatkan profesionalisme, memperkuat daya saing, dan menjawab tantangan administrasi perpajakan modern. Inilah saatnya mempersiapkan diri untuk menghadapi tuntutan 2025 dengan strategi efektif dan implementasi nyata.
Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dalam pelatihan ini dan buktikan bagaimana peningkatan kapasitas Anda dapat memberi dampak signifikan bagi kinerja organisasi dan tata kelola keuangan publik.
Tempat dan Kota Pelaksanaan Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025
Pelatihan Coretax – Sistem Inti Administrasi Perpajakan 2025 diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan peserta dari ASN, pejabat daerah, maupun mitra swasta. Pemilihan lokasi strategis ini mendukung aksesibilitas, fasilitas lengkap, serta relevansi dengan kebutuhan tata kelola perpajakan modern.
- Jakarta – Pusat pemerintahan dan bisnis, mendukung peserta memperoleh wawasan nasional sekaligus networking profesional.
- Bandung – Kota pendidikan dan inovasi, ideal untuk menggabungkan teori Coretax dengan praktik digital.
- Yogyakarta – Kota budaya dengan fasilitas akademik, menekankan pendekatan human-centered dalam administrasi perpajakan.
- Malang – Destinasi pendidikan Jawa Timur, mendukung praktik teknis Coretax dalam suasana kondusif.
- Surabaya – Kota metropolitan dan pusat ekonomi, relevan untuk strategi implementasi Coretax skala besar.
- Bali – Destinasi internasional, mendukung kolaborasi antara pejabat daerah, ASN, dan mitra swasta.
- Lombok – Lokasi strategis di kawasan timur, memperkuat pemerataan akses pelatihan Coretax.
- Batam – Kawasan perdagangan internasional, menekankan aspek akuntabilitas dalam administrasi perpajakan.
- Medan – Pusat ekonomi Sumatera, relevan untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah berbasis Coretax.
- Makassar – Kota besar di kawasan timur Indonesia, strategis untuk penguatan sistem perpajakan berbasis digital.
Selain kota-kota utama di atas, pelatihan juga dapat diselenggarakan di daerah lain sesuai kebutuhan instansi atau permintaan khusus, sehingga jangkauan Pelatihan Coretax 2025 semakin luas dan inklusif.
Saatnya memperkuat tata kelola dan kapabilitas SDM melalui pelatihan yang tepat guna. Program Pelatihan Coretax 2025 – Sistem Inti Administrasi Perpajakan Profesional untuk Akuntan dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata di instansi Anda. Disusun berbasis regulasi terbaru dan disampaikan oleh narasumber ahli, pelatihan ini dirancang untuk mendukung penerapan langsung di lapangan.
Wujudkan sistem kerja yang akuntabel dan SDM yang adaptif bersama Penapelatihan.id — mitra nasional peningkatan kinerja kelembagaan. Klik! https://penapelatihan.id/informasi-jadwal/ Untuk melihat jadwal terbaru.
Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini: Pelatihan Keamanan Siber 2025 – Strategi Manajemen Risiko & Cybersecurity untuk e-Government Profesional
💰 Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi
Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:
🏨 1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel
💵 Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
✅ Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam
Fasilitas:
Pelatihan intensif selama 2 hari
Tanda peserta resmi
Tas eksklusif
Coffee break 2x dan lunch 2x
Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
Flashdisk 8 GB berisi materi
Dokumentasi kegiatan (foto/video)
Sertifikat resmi PENA Pelatihan
Antar jemput bandara (khusus rombongan ≥8 orang)
🏢 2. Paket Bimtek Non Akomodasi
💵 Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
Fasilitas:
Pelatihan intensif selama 2 hari
Tanda peserta resmi
Tas eksklusif
Coffee break 2x dan lunch 2x
Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
Flashdisk 8 GB berisi materi
Dokumentasi kegiatan
Sertifikat resmi PENA Pelatihan
💻 3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)
💵 Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
Fasilitas:
Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari
Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital
Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)
Rekaman video kelas (on-demand)
Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)
🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound
Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
📌 Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.
Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
📱 0822-4551-1510
📧 info@penapelatihan.id
💳 Cara Pembayaran
Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:
Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi
Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA




