penapelatihan.id

🔵 Bimtek Pemerintah & ASN   •   Pelatihan BUMN & BUMD   •   Corporate Training & Industry   •   Academic, Research & Development   •   Program Kompetensi 2026   •  Pelatihan implementatif untuk SPBE, SIPD, Pengadaan, Leadership, AI, GRC, Asset Management, dan Metodologi Penelitian
Office : 18 Office Park Building, 21th Floor Unit C Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu Jakarta Selatan, 12520
Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025

Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 – Strategi Mendukung Kinerja Lembaga/Instansi

Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 – Strategi Mendukung Kinerja Lembaga/Instansi

Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 – Wujudkan Tata Kelola Profesional dan Akuntabel kinerja lembaga/instansi Anda

Dalam dinamika ekonomi nasional yang semakin kompleks, sistem pengadaan barang dan jasa tidak lagi sekadar fungsi administratif, melainkan telah menjadi salah satu pilar penting dalam memastikan efektivitas kinerja lembaga dan keberlanjutan pembangunan. Seiring dengan diterapkannya Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA), mekanisme pengadaan publik maupun korporasi menuntut transformasi yang lebih sistematis, transparan, dan berbasis risiko. Banyak instansi pemerintah maupun perusahaan kini menyadari bahwa tanpa penguatan pada aspek supply chain management dan efisiensi sistem OSS RBA, risiko keterlambatan, duplikasi proses, hingga ketidaksesuaian regulasi dapat meningkat signifikan.

Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk melakukan pembaruan menyeluruh terhadap sistem pengadaan. Pemerintah telah memperkuat kebijakan tata kelola berbasis risiko sebagai tindak lanjut atas Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang diintegrasikan dalam platform OSS RBA. Kondisi ini mendorong lembaga publik dan swasta untuk mengoptimalkan kemampuan sumber daya manusia agar mampu menavigasi kompleksitas regulasi baru, memahami keterkaitan antara pengadaan dan rantai pasok, serta membangun strategi procurement planning yang adaptif dan efisien.

Namun realitanya, banyak lembaga masih menghadapi tantangan besar: dokumen pengadaan yang belum sepenuhnya sesuai ketentuan, perencanaan kebutuhan yang tumpang tindih, hingga rantai pasok yang tidak terintegrasi. Akibatnya, pelaksanaan proyek menjadi tidak tepat waktu, biaya meningkat, dan kinerja organisasi tidak optimal. Di sisi lain, sistem OSS RBA menuntut compliance yang tinggi terhadap penilaian risiko dan keabsahan dokumen elektronik. Ketidaksiapan dalam aspek ini bisa berdampak langsung terhadap kredibilitas dan akuntabilitas lembaga.

Transformasi Pengadaan: Dari Kepatuhan Menuju Efektivitas

Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan langkah nyata yang tidak hanya fokus pada kepatuhan administratif, tetapi juga pada efisiensi dan keberlanjutan rantai pasok. Melalui program Bimtek Profesional Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025, peserta akan diajak memahami bagaimana penerapan prinsip-prinsip pengadaan modern dapat dikolaborasikan dengan sistem OSS RBA secara strategis. Pelatihan ini memberikan perspektif praktis tentang bagaimana mengelola rantai pasok yang adaptif, mengidentifikasi potensi risiko, serta mengoptimalkan transparansi pada setiap tahapan proses pengadaan.

Pendekatan pelatihan ini mengintegrasikan aspek kebijakan, teknologi, dan manajemen sumber daya manusia agar peserta mampu membangun sistem yang lebih efisien dan terukur. Tidak hanya itu, materi yang disampaikan akan menekankan hubungan antara procurement governance dan keberlanjutan organisasi. Dengan pendekatan yang berbasis praktik, peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana OSS RBA dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai alat strategis dalam mempercepat proses bisnis lembaga.

Urgensi Penguatan Kompetensi di Era OSS RBA

Dalam era digital yang menuntut akuntabilitas tinggi, peran ASN dan pejabat pengadaan semakin krusial. Laporan audit dan pengawasan internal kini tak hanya menyoroti kepatuhan, tetapi juga efektivitas penggunaan anggaran dan kemampuan lembaga dalam memitigasi risiko operasional. Berdasarkan prinsip pengadaan barang dan jasa yang transparan, setiap tahapan kini wajib didukung bukti digital yang valid serta keterkaitan langsung dengan sistem OSS RBA. Hal ini membuat kompetensi pengelola pengadaan harus bertransformasi – dari sekadar memahami aturan, menuju kemampuan analitis yang dapat menghubungkan data, dokumen, dan keputusan secara cepat dan tepat.

Bimtek ini dirancang untuk memberikan solusi menyeluruh terhadap kondisi tersebut. Setiap sesi difokuskan pada penguasaan teknik pengadaan yang efektif, penerapan OSS RBA dalam konteks manajemen risiko, serta penyusunan strategi rantai pasok yang berorientasi hasil. Melalui pendekatan interaktif, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mensimulasikan penerapan nyata di unit kerja masing-masing. Kombinasi antara teori, praktik, dan studi kasus nyata menjadikan program ini relevan bagi ASN, pejabat pengadaan, serta tim manajemen di lingkungan pemerintahan maupun korporasi.

OSS RBA Sebagai Instrumen Integrasi Tata Kelola

OSS RBA kini bukan hanya alat perizinan, melainkan fondasi integrasi proses bisnis di berbagai lembaga. Implementasinya mengharuskan setiap instansi memahami risiko sektoral, standar perizinan usaha, serta koneksi data lintas kementerian/lembaga. Dalam konteks pengadaan, hal ini membuka peluang besar untuk mempercepat proses persetujuan, meminimalkan duplikasi data, dan memperkuat prinsip value for money. Namun manfaat tersebut baru dapat tercapai jika setiap lembaga memiliki SDM yang memahami hubungan antara OSS RBA dan rantai pasok secara komprehensif.

Itulah mengapa penguatan kapasitas melalui Bimtek Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 menjadi begitu penting. Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga proses peningkatan kualitas tata kelola yang sejalan dengan arah kebijakan nasional. Dengan mengikuti pelatihan ini, lembaga diharapkan mampu memperbaiki tata kelola pengadaan secara menyeluruh – mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaporan pasca-kontrak.

Menjawab Tantangan Regulasi dan Akuntabilitas 2025

Perubahan kebijakan dan teknologi dalam sektor publik telah membawa konsekuensi baru terhadap sistem pengadaan. Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah kini dituntut lebih cepat, efisien, dan adaptif. Pelaksanaan OSS RBA menjadi indikator utama kepatuhan dan integritas dalam pelayanan publik. Tahun 2025 diidentifikasi sebagai periode konsolidasi kebijakan – di mana lembaga yang tidak menyesuaikan diri berisiko tertinggal dalam pencapaian target Reformasi Birokrasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Di tengah perubahan itu, pelatihan ini menawarkan pendekatan komprehensif: menggabungkan aspek kebijakan nasional, praktik terbaik pengadaan modern, serta integrasi teknologi digital. Peserta akan memahami bagaimana pengelolaan rantai pasok yang efektif dapat mempercepat pencapaian kinerja lembaga sekaligus memenuhi tuntutan akuntabilitas publik. Inilah nilai strategis yang menjadi pembeda antara lembaga yang adaptif dan lembaga yang stagnan.

Alasan Mengikuti Sekarang

Ketika seluruh sistem pengadaan kini bergeser ke arah digital dan berbasis risiko, menunda peningkatan kompetensi bukan lagi pilihan. Lembaga yang lebih cepat beradaptasi akan lebih unggul dalam pengelolaan proyek, efisiensi anggaran, dan kepercayaan publik. Program Bimtek Profesional Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 menawarkan kesempatan untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan efisiensi, serta memahami arah kebijakan nasional terbaru dalam pengadaan barang dan jasa.

Pelatihan ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem dari dalam – bukan hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi untuk membangun fondasi kinerja lembaga yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Dengan mengikuti program ini, setiap peserta akan mendapatkan wawasan strategis tentang bagaimana membangun sinergi antara procurement process dan sistem OSS RBA yang adaptif terhadap kebutuhan lembaga.

Jangan tunda untuk memperkuat kompetensi pengadaan lembaga Anda. Pastikan tim Anda siap menghadapi perubahan sistem OSS RBA dan tuntutan reformasi birokrasi 2025. Simak detail lengkap materi dan jadwal pelatihan di bagian berikutnya untuk memastikan Anda menjadi bagian dari transformasi menuju tata kelola pengadaan yang unggul dan akuntabel.

Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025
Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025

Tujuan Pelatihan: Bimtek Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025

Blok tujuan berikut menjabarkan capaian spesifik yang ditargetkan oleh program, selaras dengan kebutuhan ASN, pejabat daerah, bendahara, pejabat pengadaan, dan mitra swasta. Setiap tujuan ditulis terukur dan disertai contoh singkat penerapan agar mudah dipahami dan langsung relevan dengan kondisi unit kerja.

  1. Meningkatkan pemahaman teknis tentang Pengadaan & Supply Chain Efektif OSS RBA 2025.Target: peserta mampu menjelaskan alur OSS RBA dan implikasinya pada proses pengadaan dalam 60 menit diskusi. Contoh: peserta memetakan alur perizinan elektronik yang berpengaruh pada pra-kualifikasi penyedia.
  2. Mendorong kemampuan menyusun dokumen pengadaan yang patuh terhadap kebijakan OSS RBA.Target: 90% peserta dapat menyusun daftar dokumen minimal untuk pengadaan small value sesuai kriteria risiko. Contoh: simulasi pembuatan term of reference (TOR) berbasis risiko.
  3. Menguatkan kompetensi manajemen risiko dalam rantai pasok (supply chain risk management).Target: peserta mampu mengidentifikasi 5 risiko utama dan menyusun mitigasi simple action plan. Contoh: skenario gangguan pasokan komponen kritis dan rencana mitigasinya.
  4. Meningkatkan efisiensi perencanaan pemenuhan kebutuhan melalui praktik procurement planning.Target: peserta dapat membuat rencana pengadaan tahunan yang mengurangi tumpang tindih anggaran minimal 15%. Contoh: perbaikan jadwal pembelian untuk menghindari pembelian mendadak (emergency procurement).
  5. Mengoptimalkan tata kelola kontrak dan mekanisme pengawasan pasca-kontrak.Target: peserta memahami minimal 6 indikator kinerja kontrak dan cara monitoring berbasis dokumen elektronik. Contoh: checklist penerimaan barang dan evaluasi kinerja penyedia.
  6. Meningkatkan kemampuan integrasi data pengadaan dengan sistem OSS RBA dan SPBE.Target: peserta mampu menjelaskan alur integrasi data dan langkah awal harmonisasi sistem dalam organisasi. Contoh: peta integrasi data antara e-procurement internal dan OSS RBA.
  7. Meningkatkan kapabilitas dalam audit kepatuhan dan akuntabilitas pengadaan.Target: peserta dapat menyiapkan dokumen audit dasar dan merespons temuan audit secara sistematis. Contoh: simulasi tanggapan atas temuan ketidaksesuaian administratif.
  8. Membangun keterampilan negosiasi dan manajemen hubungan dengan mitra penyedia.Target: peserta mampu mengimplementasikan teknik negosiasi berbasis total cost of ownership (TCO). Contoh: role play negosiasi harga dan jaminan layanan.
  9. Mendorong budaya perbaikan berkelanjutan untuk peningkatan kinerja lembaga melalui pengadaan yang efektif.Target: peserta menyusun rencana tindak lanjut (action plan) 3 bulan yang terukur untuk unit kerja masing-masing. Contoh: indikator outcome yang dipilih untuk evaluasi setelah pelatihan.

Untuk definisi istilah operasional terkait pengadaan publik, peserta dapat merujuk pada sumber prinsip dasar pengadaan sebagai bacaan pendamping.

Materi Pelatihan (Struktur & Uraian) — 11 Modul Utama

Materi disusun agar logis dari perencanaan sampai pasca-kontrak, menggabungkan aspek regulasi OSS RBA, praktik supply chain, dan tools digital untuk operasional sehari-hari.

Modul 1 – Konteks Kebijakan & OSS RBA

  • Pemaparan struktur kebijakan nasional terkait OSS RBA dan implikasinya terhadap pengadaan publik.
  • Studi kasus adaptasi kebijakan di pemerintahan daerah.

Modul 2 – Prinsip Pengadaan & Perencanaan Kebutuhan

  • Prinsip value for money, transparansi, dan akuntabilitas.
  • Teknik demand forecasting dan penyusunan rencana pengadaan tahunan.

Modul 3 – Klasifikasi Risiko & Penilaian Risiko Pengadaan

  • Metodologi risk assessment untuk kategori pengadaan (low/medium/high risk).
  • Template penilaian risiko yang dapat diadaptasi unit kerja.

Modul 4 – Proses Seleksi Penyedia & Evaluasi Teknis

  • Metode pemilihan penyedia, kriteria evaluasi, dan pencegahan konflik kepentingan.
  • Checklist evaluasi administrasi dan teknis.

Modul 5 – Drafting Kontrak & Manajemen Kontrak

  • Komponen kontrak yang wajib, klausul mitigasi risiko, dan mekanisme sanksi.
  • Monitoring pelaksanaan kontrak dan indikator kinerja (KPI).

Modul 6 – Integrasi OSS RBA dalam Proses Pengadaan

  • Langkah integrasi data OSS RBA dengan sistem e-procurement internal.
  • Contoh alur dokumen elektronik dan validasi data.

Modul 7 – Manajemen Rantai Pasok & Logistik

  • Strategi inventory, lead time optimization, dan pengelolaan vendor strategis.
  • Tool sederhana untuk perencanaan permintaan dan pengendalian stok.

Modul 8 – Kepatuhan, Audit & Pelaporan

  • Persiapan dokumen audit, pelaporan terintegrasi, dan respons terhadap temuan.
  • Pendekatan transparansi untuk meningkatkan akuntabilitas publik.

Modul 9 – Teknologi Pendukung & Sistem Informasi

  • Pengenalan tools e-procurement, dashboard pengadaan, dan modul integrasi OSS RBA.
  • Demo singkat aplikasi manajemen kontrak dan laporan kinerja.

Modul 10 – Studi Kasus & Simulasi Praktik

  • Analisis studi kasus nyata dari pemerintahan daerah dan korporasi.
  • Simulasi perencanaan, evaluasi, dan monitoring kontrak berbasis OSS RBA.

Modul 11 – Rencana Tindak Lanjut & Action Plan Unit Kerja

  • Penyusunan action plan 3–6 bulan: indikator, penanggung jawab, dan timeline.
  • Format pengukuran hasil untuk evaluasi pasca-pelatihan.

Tools & Aplikasi yang Digunakan: demo e-procurement sederhana, template risk assessment (Excel), contoh dashboard pengadaan (spreadsheet), dan panduan integrasi data OSS RBA. Sumber referensi teknis akan disertakan sebagai file pendamping untuk setiap peserta.

Untuk definisi teknis tambahan terkait “supply chain” dan praktik terbaik, materi mereferensi dapat dibaca sebagai bacaan pendukung agar sinkron dengan modul pelatihan.

Manfaat Pelatihan — Praktis & Strategis (7 Poin)

Manfaat berikut dibagi menjadi dua perspektif: praktis (langsung dapat diterapkan) dan strategis (dampak jangka panjang bagi institusi).

  1. Manfaat Praktis: Perbaikan Proses OperasionalPeserta mampu menerapkan template perencanaan pengadaan dan checklist evaluasi yang mengurangi kesalahan administrasi pada pengadaan berikutnya.
  2. Manfaat Praktis: Kepatuhan Terhadap OSS RBAUnit kerja memperoleh panduan checklist kepatuhan OSS RBA sehingga mempercepat proses pengesahan dokumen perizinan dan pengadaan.
  3. Manfaat Praktis: Peningkatan Efisiensi AnggaranDengan teknik procurement planning dan negosiasi, lembaga dapat menurunkan biaya pembelian dan mengoptimalkan penggunaan anggaran jangka pendek.
  4. Manfaat Strategis: Penguatan Tata Kelola & AkuntabilitasPenerapan monitoring kontrak dan pelaporan terintegrasi meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi temuan audit di masa mendatang.
  5. Manfaat Strategis: Ketahanan Rantai PasokManajemen risiko yang baik membuat organisasi lebih tangguh menghadapi gangguan pasokan dan fluktuasi harga jangka panjang.
  6. Manfaat Strategis: Peningkatan Daya Saing Mitra SwastaMitra penyedia yang memenuhi standar OSS RBA dan persyaratan pengadaan publik akan mendapatkan kepastian hukum dan peluang kontrak lebih besar.
  7. Manfaat Strategis: Fondasi Reformasi BirokrasiPerbaikan proses pengadaan berkontribusi pada capaian reformasi birokrasi dan target kinerja institusi yang berkelanjutan.

Narasumber & Kredibilitas

Panel narasumber disusun untuk menggabungkan kompetensi kebijakan, praktik pengadaan, dan pengalaman implementasi OSS RBA. Narasumber dipilih dari institusi terkemuka dan praktisi yang terbukti mampu mentransfer pengetahuan teknis secara aplikatif.

  1. Praktisi Kebijakan Publik — Ahli OSS RBA & RegulasiPerwakilan dengan pengalaman penyusunan kebijakan perizinan berbasis risiko, memberikan konteks regulasi dan perubahan kebijakan yang relevan untuk 2025.
  2. Akademisi/Praktisi Procurement — Pengadaan Publik & GovernanceTenaga ahli yang memfokuskan pada tata kelola pengadaan publik dan audit pengadaan, menyampaikan best practice dan studi empiris.
  3. Manajer Supply Chain dari Korporasi/SwastaPraktisi operasional yang berbagi pengalaman manajemen rantai pasok, mitigasi risiko, dan penerapan teknologi logistik.
  4. Konsultan IT/Integrasi SistemSpesialis integrasi sistem informasi untuk e-procurement dan integrasi OSS RBA — menyediakan panduan teknis dan demo tools.
  5. Pengawas/Pengelola Anggaran Publik atau AuditorPraktisi pengawasan yang menjelaskan aspek audit kepatuhan dan pelaporan pasca-kontrak, serta cara meminimalkan temuan audit.

Semua narasumber mewakili institusi dan pengalaman kolektif yang relevan sehingga peserta dapat belajar langsung dari praktisi dan pakar yang kredibel serta aplikatif. Kehadiran panel lintas disiplin ini memperkuat otoritas materi dan memastikan transfer pengetahuan yang langsung dapat diimplementasikan di unit kerja peserta.

Durasi & Metode Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan & Supply Chain Efektif di Era OSS RBA 2025

Pelatihan ini disusun dengan pendekatan intensif selama 2 hari (16 Jam Pelajaran) untuk memastikan setiap peserta memperoleh pemahaman konseptual dan keterampilan praktis yang seimbang.

  1. Durasi: Total 2 hari (08.00 – 16.00 WIB) dengan pembagian sesi teori & simulasi lapangan yang relevan.
  2. Metode Tatap Muka (Offline): Dilaksanakan di kota-kota besar dengan fasilitas representatif serta dukungan studi kasus aktual.
  3. Metode Daring (Online): Menggunakan platform resmi penapelatihan.id dengan fitur interaktif, diskusi langsung, dan pengiriman tugas real-time.
  4. Metode Hybrid: Kombinasi optimal antara sesi online dan offline untuk memastikan fleksibilitas ASN dan mitra swasta.
  5. Kebutuhan Teknis: Peserta wajib membawa laptop minimal Core i5 dengan koneksi internet stabil dan aplikasi Zoom atau Google Meet terpasang.

Metode pembelajaran ini dirancang agar setiap peserta mampu menerapkan strategi pengadaan dan supply chain efektif berdasarkan kebijakan OSS RBA secara langsung di unit kerja atau organisasi masing-masing.

Output Pelatihan

  • Mendapatkan Sertifikat 16 JP resmi penapelatihan.id.
  • Meningkatkan pemahaman terhadap regulasi terbaru pengadaan barang/jasa dan sistem OSS RBA.
  • Mampu menyusun laporan pengadaan dan rencana logistik yang akuntabel serta terukur.
  • Menguasai strategi implementasi praktis untuk optimalisasi rantai pasok di instansi dan perusahaan.
  • Membangun jejaring profesional antar-instansi pemerintah dan mitra swasta untuk sinergi pengadaan modern.

FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan

  1. Apa tujuan utama Pelatihan Pengadaan & Supply Chain Efektif di Era OSS RBA 2025?
    Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas ASN dan mitra swasta dalam mengelola proses pengadaan berbasis OSS RBA secara transparan, efisien, dan akuntabel.
  2. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?
    Terbuka bagi pejabat Pemda, ASN, bendahara, pejabat pengadaan, serta manajer supply chain dari perusahaan swasta yang terkait proses pengadaan barang dan jasa.
  3. Apakah pelatihan ini bersertifikat resmi?
    Ya, setiap peserta memperoleh Sertifikat 16 JP dari penyelenggara resmi penapelatihan.id yang diakui dalam program pengembangan kompetensi ASN dan profesional swasta.
  4. Bagaimana metode pelaksanaannya?
    Pelatihan dilakukan secara offline, online, dan hybrid, disesuaikan dengan kebutuhan peserta agar tetap efektif dan berkualitas.
  5. Apa manfaat utama setelah mengikuti pelatihan ini?
    Peserta akan memahami mekanisme pengadaan terintegrasi melalui OSS RBA, mengoptimalkan rantai pasok, dan menerapkan strategi efisiensi biaya serta waktu dalam kegiatan pengadaan.
  6. Apakah ada pendampingan pasca-pelatihan?
    Ya, penapelatihan.id menyediakan layanan follow-up session dan forum diskusi online bagi alumni untuk berbagi praktik terbaik serta memperdalam penerapan di lapangan.
  7. Bagaimana cara mendaftar?
    Pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui halaman resmi penapelatihan.id pada menu “Daftar Pelatihan”, atau menghubungi kontak resmi yang tertera pada poster kegiatan.

Kesimpulan

Pelatihan Pengadaan & Supply Chain Efektif di Era OSS RBA 2025 merupakan langkah strategis bagi ASN, pemerintah daerah, dan mitra swasta dalam meningkatkan kompetensi serta efisiensi rantai pasok. Melalui metode pembelajaran interaktif, narasumber berpengalaman, dan pendekatan praktis, peserta akan memperoleh bekal nyata untuk mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel. Segera bergabung bersama penapelatihan.id untuk meningkatkan kapasitas profesional dan kinerja lembaga Anda menuju pengadaan modern berbasis OSS RBA.

Tempat & Kota Pelaksanaan

Pelatihan ini dapat diselenggarakan secara nasional di berbagai kota besar Indonesia melalui jaringan resmi penapelatihan.id:

  • Jakarta – Pusat kegiatan nasional dan lokasi utama pelatihan tatap muka.
  • Bandung & Yogyakarta – Kota pendidikan dengan fasilitas pelatihan modern dan nyaman.
  • Malang & Surabaya – Sentra pengembangan pelatihan untuk ASN dan pejabat daerah wilayah timur.
  • Bali & Lombok – Pilihan destinasi pelatihan yang mendukung keseimbangan belajar dan rekreasi.
  • Batam, Medan, & Makassar – Pusat pengembangan kapasitas regional bagi pemerintah dan mitra swasta.

Selain itu, penyelenggaraan secara in-house training juga tersedia untuk instansi yang memerlukan penyesuaian materi dan jadwal khusus.

Pelatihan Pengadaan dan Supply Chain Efektif di Era OSS RBA 2025

Saatnya Perkuat tata kelola, kompetensi, dan kapabilitas SDM melalui program yang tepat sasaran. Bimtek Profesional Pengadaan dan Supply Chain Efektif OSS RBA 2025 – Strategi Mendukung Kinerja Lembaga/Instansi dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata instansi pemerintah maupun sektor korporasi.

Disusun selaras dengan regulasi terbaru dan dipandu oleh narasumber berpengalaman, pelatihan ini dirancang dengan metode aplikatif sehingga hasilnya dapat langsung diterapkan di lapangan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam budaya kerja, tata kelola, dan profesionalisme organisasi.

Bukan sekadar pelatihan, melainkan momentum transformasi kelembagaan. Bersama Pusat Edukasi Indonesia(PENA), setiap program adalah investasi strategis untuk membangun SDM adaptif dan sistem kerja akuntabel, sekaligus pijakan menuju organisasi yang lebih kokoh, transparan, dan berdaya saing — bersama mitra nasional terpercaya dalam peningkatan kinerja dan profesionalisme aparatur maupun tenaga korporasi. Klik! Untuk melihat Jadwal Pelatihan terbaru di sini.

Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini:

💰Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi

Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:

🏨1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel

💵Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
✅ Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari
  • Tanda peserta resmi
  • Tas eksklusif
  • Coffee break 2x dan lunch 2x 
  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
  • Flashdisk 8 GB berisi materi
  • Dokumentasi kegiatan (foto/video)
  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan
  • Antar jemput bandara (khusus rombongan ≥8 orang)

🏢2. Paket Bimtek Non Akomodasi

💵Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari
  • Tanda peserta resmi
  • Tas eksklusif
  • Coffee break 2x dan lunch 2x
  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
  • Flashdisk 8 GB berisi materi
  • Dokumentasi kegiatan
  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

💻3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)

💵Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari
  • Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital
  • Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)
  • Rekaman video kelas (on-demand)
  • Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)

🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound

Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
📌Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.

Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
📱0822-4551-1510 
📧info@penapelatihan.id 

💳 Cara Pembayaran

Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:

  • Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi
  • Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA

Scroll to Top