penapelatihan.id

πŸ”΅ Bimtek Pemerintah & ASN   β€’   Pelatihan BUMN & BUMD   β€’   Corporate Training & Industry   β€’   Academic, Research & Development   β€’   Program Kompetensi 2026   β€’  Pelatihan implementatif untuk SPBE, SIPD, Pengadaan, Leadership, AI, GRC, Asset Management, dan Metodologi Penelitian
Office : 18 Office Park Building, 21th Floor Unit C Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu Jakarta Selatan, 12520
Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah

Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah

Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah

Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026 untuk memperkuat akurasi harga, dokumentasi, dan kesiapan evaluasi pengadaan

Deskripsi Pelatihan Penyusunan HPS/OE

Dalam proses pengadaan pemerintah, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) menjadi salah satu tahapan yang sangat menentukan kualitas perencanaan dan kelancaran pelaksanaan pengadaan. HPS yang disusun secara akurat membantu memastikan proses pengadaan berjalan lebih efisien, kompetitif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, banyak instansi menghadapi tantangan ketika harus melakukan pembuktian kewajaran harga, menelusuri sumber data pendukung, menyesuaikan perubahan harga pasar, hingga menghadapi evaluasi dan pemeriksaan yang semakin detail. Situasi ini sering kali diperumit oleh keterbatasan waktu, perubahan kebutuhan pekerjaan, serta banyaknya dokumen yang harus disiapkan secara bersamaan.

Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah dirancang untuk membantu peserta memahami praktik penyusunan HPS secara lebih sistematis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelatihan ini tidak hanya membahas ketentuan dan metode penyusunan, tetapi juga pendekatan implementatif yang relevan dengan kondisi kerja instansi saat ini.

Melalui pembahasan studi kasus, simulasi perhitungan, serta praktik penyusunan dokumen pendukung, peserta diharapkan lebih siap menghadapi kebutuhan perencanaan pengadaan yang semakin dinamis sekaligus mengurangi risiko kesalahan administratif yang dapat menimbulkan revisi berulang di kemudian hari.

Landasan Regulasi dan Kebijakan Terkait

Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) dalam pengadaan pemerintah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta penguatan kualitas layanan publik. Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam modernisasi birokrasi dan peningkatan kapasitas aparatur, pengelolaan pengadaan barang/jasa dituntut semakin terukur, transparan, terdokumentasi, dan mampu mendukung penggunaan sumber daya secara efektif. Kerangka kebijakan ini tercermin dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang menjadi salah satu landasan penting dalam penguatan sistem pengadaan pemerintah yang lebih akuntabel dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi.

Dalam implementasinya, berbagai kebijakan pengadaan turut mempengaruhi workflow kerja harian ASN, mulai dari proses perencanaan kebutuhan, pengumpulan data harga, penyusunan dokumen pendukung, koordinasi antar unit, hingga kesiapan menghadapi monitoring, evaluasi, dan pemeriksaan administrasi. Di tengah meningkatnya kebutuhan dokumentasi, digitalisasi proses kerja, serta tuntutan validasi data yang semakin detail, aparatur dituntut memiliki kompetensi yang tidak hanya memahami ketentuan, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam praktik kerja sehari-hari. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dalam penyusunan HPS yang akurat, terdokumentasi dengan baik, dan mudah ditelusuri menjadi bagian penting dalam mendukung keteraturan administrasi, kualitas pengadaan, serta efektivitas pengelolaan anggaran pemerintah.

Melalui pemahaman regulasi dan praktik implementasi yang tepat, peserta diharapkan dapat lebih siap mendukung proses pengadaan yang akuntabel, efektif, dan selaras dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern.

Kenapa Pelatihan Penyusunan HPS/OE Ini Penting Saat Ini?

Perubahan harga pasar yang cepat, perkembangan katalog elektronik, bertambahnya sumber referensi harga, dan meningkatnya kebutuhan akuntabilitas membuat penyusunan HPS tidak lagi dapat dilakukan hanya berdasarkan kebiasaan tahun sebelumnya.

Dalam praktik sehari-hari, banyak tim pengadaan harus menyusun dokumen perencanaan sambil menangani berbagai pekerjaan administratif lainnya. Ketika data harga harus diverifikasi ulang atau dokumen pendukung diminta mendadak saat evaluasi, proses yang terlihat sederhana dapat berubah menjadi pekerjaan yang cukup menyita waktu.

Di beberapa instansi, pencarian bukti survei harga, validasi data pendukung, dan sinkronisasi antar dokumen masih dilakukan secara manual. Akibatnya, revisi kecil dapat mempengaruhi banyak bagian dokumen sekaligus.

Pelatihan ini membantu peserta membangun proses penyusunan HPS yang lebih rapi, lebih mudah ditelusuri, dan lebih siap menghadapi kebutuhan monitoring, evaluasi, maupun pemeriksaan administrasi.

Permasalahan yang Sering Dihadapi Instansi

  • Kesulitan menentukan sumber data harga yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Perbedaan interpretasi dalam penyusunan HPS antar unit kerja.
  • Dokumen pendukung harga tidak terdokumentasi secara sistematis.
  • Survei harga dilakukan tetapi evidennya sulit ditelusuri kembali.
  • Revisi berulang akibat ketidaksesuaian data harga dan spesifikasi.
  • Perubahan kebutuhan pekerjaan di tengah proses perencanaan.
  • Kesulitan mengintegrasikan data dari berbagai sumber harga.
  • Risiko HPS terlalu tinggi atau terlalu rendah dibanding kondisi pasar.
  • Validasi dokumen yang memerlukan waktu panjang.
  • Kekhawatiran terhadap hasil evaluasi dan pemeriksaan pengadaan.
  • Belum adanya standar kerja yang konsisten dalam penyusunan HPS.
  • Dokumentasi pendukung tersebar di berbagai media penyimpanan.

Tujuan Pelatihan Penyusunan HPS/OE

  • Memahami ketentuan terbaru terkait penyusunan HPS/OE tahun 2026.
  • Meningkatkan kemampuan menentukan harga yang wajar dan akurat.
  • Memahami teknik pengumpulan dan validasi data harga.
  • Meningkatkan kualitas dokumentasi pendukung HPS.
  • Mengurangi risiko kesalahan administrasi dalam penyusunan HPS.
  • Meningkatkan kesiapan menghadapi evaluasi dan audit pengadaan.
  • Membangun workflow penyusunan HPS yang lebih sistematis.
  • Meningkatkan konsistensi antar dokumen pengadaan.

Manfaat Pelatihan Penyusunan HPS/OE

  • Penyusunan HPS menjadi lebih terstruktur dan mudah ditelusuri.
  • Dokumen pendukung lebih siap ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
  • Risiko revisi administrasi dapat diminimalkan.
  • Koordinasi antar pihak terkait menjadi lebih jelas.
  • Proses validasi harga lebih terdokumentasi.
  • Pelaporan dan monitoring menjadi lebih mudah dilakukan.
  • Peserta lebih percaya diri dalam menyusun dan menjelaskan dasar perhitungan HPS.
  • Workflow pengadaan terasa lebih terkendali dan manageable.

Sasaran Peserta

  • PA/KPA.
  • PPK.
  • Pejabat Pengadaan.
  • Pokja Pemilihan.
  • Pejabat Teknis Kegiatan.
  • Pengelola Pengadaan Barang/Jasa.
  • Auditor Internal Pemerintah.
  • Perencana Program dan Kegiatan.
  • Pejabat Administrasi Pengadaan.
  • ASN yang terlibat dalam proses perencanaan dan pengadaan.

Materi Pelatihan Penyusunan HPS/OE

  • Kebijakan dan regulasi terbaru penyusunan HPS/OE tahun 2026.
  • Prinsip dasar penentuan harga perkiraan sendiri.
  • Sumber data harga yang dapat digunakan.
  • Metode survei dan validasi harga.
  • Analisis kewajaran harga.
  • Teknik penyusunan HPS barang.
  • Teknik penyusunan HPS jasa konsultansi.
  • Teknik penyusunan HPS jasa lainnya.
  • Teknik penyusunan HPS pekerjaan konstruksi.
  • Pengelolaan dokumen dan eviden pendukung.
  • Penyusunan berita acara dan dokumentasi survei.
  • Common mistake dalam penyusunan HPS.
  • Praktik penyusunan HPS berbasis studi kasus.
  • Mitigasi risiko administrasi dalam pengadaan.
  • Persiapan menghadapi monitoring, evaluasi, dan audit.

Output Kompetensi Peserta

  • Mampu menyusun HPS sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Mampu melakukan analisis kewajaran harga.
  • Mampu memilih sumber data harga yang tepat.
  • Mampu menyusun dokumen pendukung yang lengkap.
  • Mampu mengidentifikasi potensi kesalahan penyusunan HPS.
  • Mampu meningkatkan kualitas administrasi pengadaan.
  • Mampu membangun sistem dokumentasi yang lebih tertata.

Metode Pelatihan Penyusunan HPS/OE

  • Pemaparan materi interaktif.
  • Diskusi implementasi lapangan.
  • Studi kasus pengadaan pemerintah.
  • Simulasi penyusunan HPS.
  • Analisis dokumen nyata.
  • Sharing pengalaman peserta.
  • Tanya jawab permasalahan instansi.

Case Study & Implementation Session

Sesi implementasi dirancang untuk membantu peserta menghubungkan teori dengan kondisi kerja nyata yang sering dihadapi di instansi.

Peserta akan mempelajari contoh situasi ketika data harga berasal dari berbagai sumber, spesifikasi pekerjaan mengalami penyesuaian, atau kebutuhan eviden muncul saat proses evaluasi sedang berjalan.

Pembahasan dilakukan secara bertahap sehingga peserta dapat memahami bagaimana membangun proses kerja yang lebih stabil tanpa harus mengubah seluruh pola kerja yang sudah berjalan.

Dampak Implementasi di Instansi

  • Dokumen HPS lebih konsisten dan mudah diverifikasi.
  • Pengelolaan data harga lebih tertib.
  • Risiko koreksi administrasi berkurang.
  • Monitoring proses pengadaan lebih jelas.
  • Dokumentasi pendukung lebih mudah ditemukan.
  • Koordinasi antar unit menjadi lebih sinkron.
  • Tekanan akibat revisi berulang dapat diminimalkan.
  • Kesiapan menghadapi audit dan evaluasi meningkat.

Pemateri / Trainer

Pelatihan akan dipandu oleh narasumber yang memiliki pengalaman dalam bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, penyusunan HPS, pengawasan pengadaan, pendampingan instansi pemerintah, serta implementasi regulasi pengadaan pada berbagai sektor pemerintahan.

Pendekatan pembelajaran difokuskan pada praktik implementasi sehingga peserta tidak hanya memahami ketentuan, tetapi juga memperoleh gambaran penerapan yang realistis sesuai kebutuhan instansi.

Implementasi & Relevansi di Instansi

Setiap instansi memiliki karakteristik pengadaan yang berbeda. Karena itu, pelatihan ini tidak mendorong perubahan yang bersifat drastis atau seragam.

Peserta akan mempelajari cara memperkuat proses yang sudah berjalan, memperbaiki titik-titik administrasi yang sering menimbulkan revisi, serta membangun dokumentasi yang lebih mudah ditelusuri ketika diperlukan.

Pendekatan ini membantu proses adaptasi berjalan lebih aman, lebih realistis, dan tetap sesuai dengan kebutuhan serta SOP masing-masing instansi.

Fasilitas Peserta

  • Materi pelatihan lengkap.
  • Modul dan bahan ajar digital.
  • Sertifikat pelatihan.
  • Dokumen studi kasus.
  • Template administrasi pendukung.
  • Konsultasi dan diskusi dengan narasumber.
  • Souvenir pelatihan.
  • Snack, makan siang, dan coffee break untuk pelaksanaan tatap muka.

Durasi Pelatihan Penyusunan HPS/OE

Pelatihan dapat dilaksanakan dalam format 2 hari, 3 hari, maupun menyesuaikan kebutuhan instansi dengan kombinasi sesi teori, praktik, studi kasus, dan diskusi implementasi.

FAQ terkait Penyusunan HPS/OE

Apakah pelatihan ini cocok bagi peserta yang belum pernah menyusun HPS?

Ya. Materi disusun mulai dari konsep dasar hingga praktik implementasi sehingga dapat diikuti peserta dengan berbagai tingkat pengalaman.

Apakah materi membahas praktik implementasi nyata?

Ya. Pembahasan difokuskan pada kondisi yang sering terjadi dalam proses pengadaan pemerintah sehari-hari.

Bagaimana jika instansi kami masih banyak menggunakan proses manual?

Pelatihan tetap relevan. Materi dapat diterapkan secara bertahap tanpa harus mengubah seluruh workflow yang sudah berjalan.

Apakah ada pembahasan common mistake dalam penyusunan HPS?

Ada. Peserta akan mempelajari kesalahan yang sering terjadi beserta cara menghindarinya.

Apakah pelatihan membantu mengurangi revisi administrasi?

Ya. Salah satu fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kualitas data, dokumentasi, dan konsistensi penyusunan HPS.

Bagaimana jika tiap OPD memiliki kebutuhan pengadaan yang berbeda?

Pelatihan dirancang fleksibel sehingga prinsip dan metode yang dibahas dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing instansi.

Apakah ada sesi diskusi masalah yang sedang dihadapi peserta?

Ada. Peserta dapat mendiskusikan permasalahan aktual yang terjadi di unit kerjanya.

Apakah materi membahas persiapan menghadapi audit dan evaluasi?

Ya. Termasuk pembahasan dokumentasi pendukung dan eviden yang perlu dipersiapkan.

Apakah pelatihan membahas teknik survei harga?

Ya. Peserta akan mempelajari metode pengumpulan, validasi, dan dokumentasi data harga.

Bagaimana jika sumber data harga yang tersedia terbatas?

Peserta akan mendapatkan panduan pemanfaatan berbagai sumber referensi yang sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Apakah pelatihan cocok untuk pejabat teknis yang tidak berlatar belakang pengadaan?

Sangat cocok. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan berorientasi praktik.

Apakah studi kasus yang digunakan relevan dengan kondisi pemerintah daerah?

Ya. Studi kasus dirancang agar dekat dengan situasi yang umum terjadi di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.

Apakah implementasi dibahas secara bertahap dan realistis?

Ya. Pendekatan pelatihan menekankan perbaikan workflow yang dapat dilakukan secara bertahap sesuai kapasitas instansi.

Apakah pelatihan membahas cara mengelola dokumen pendukung HPS?

Ya. Peserta akan mempelajari teknik pengelolaan dokumen agar lebih mudah ditelusuri dan digunakan kembali.

Bagaimana jika sering terjadi perubahan kebutuhan atau spesifikasi pekerjaan?

Materi pelatihan membahas cara menjaga konsistensi proses penyusunan HPS sekaligus mengelola perubahan secara lebih terkendali dan terdokumentasi.

Daftar Kota Pelaksanaan

Program Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah dapat diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia melalui skema public training, in house training, executive class, maupun pendampingan implementasi sesuai kebutuhan instansi.

Pelaksanaan pelatihan dirancang untuk membantu peserta memahami proses penyusunan HPS yang lebih sistematis, mulai dari pengumpulan data harga, validasi sumber informasi, dokumentasi survei harga, hingga penyusunan eviden pendukung yang lebih mudah ditelusuri saat monitoring, evaluasi, maupun pemeriksaan pengadaan. Pendekatan ini menjadi semakin penting ketika kebutuhan justifikasi harga, akuntabilitas dokumen, dan pengendalian proses pengadaan terus meningkat di berbagai instansi pemerintah.

  • Jakarta
  • Bandung
  • Surabaya
  • Semarang
  • Yogyakarta
  • Malang
  • Medan
  • Makassar
  • Denpasar
  • Lombok
  • Palembang
  • Balikpapan
  • Batam
  • Samarinda
  • Manado
  • Pekanbaru

Penguatan Kapasitas Penyusunan HPS yang Lebih Akuntabel

Dalam praktik pengadaan pemerintah, tantangan tidak selalu muncul saat proses pemilihan penyedia berlangsung. Pada banyak kasus, proses justru mulai kompleks sejak tahap penyusunan HPS ketika data harga berasal dari berbagai sumber, spesifikasi pekerjaan berkembang selama perencanaan, atau dokumen pendukung perlu disiapkan dalam waktu yang terbatas.

Sering kali survei harga telah dilakukan, namun dokumentasinya tersebar di berbagai file. Data pendukung tersedia, tetapi sumber dan dasar perhitungannya perlu diverifikasi kembali ketika proses evaluasi atau pemeriksaan berlangsung. Situasi seperti ini dapat menimbulkan revisi administratif yang sebenarnya dapat diminimalkan melalui penyusunan HPS yang lebih terstruktur sejak awal.

Melalui program Bimtek Penyusunan HPS/OE 2026: Praktik Terbaru Menentukan Harga Perkiraan Sendiri yang Akurat dalam Pengadaan Pemerintah, peserta memperoleh pemahaman mengenai praktik penyusunan harga perkiraan sendiri yang lebih akurat, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembahasan difokuskan pada kebutuhan implementasi yang sering dihadapi PPK, pejabat pengadaan, perencana kegiatan, maupun unit kerja yang terlibat dalam proses pengadaan pemerintah.

Pendekatan pembelajaran dilakukan secara realistis dan bertahap sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing instansi. Tujuannya bukan hanya menghasilkan dokumen HPS yang sesuai ketentuan, tetapi juga membantu menciptakan workflow pengadaan yang lebih tertib, lebih mudah ditelusuri, dan lebih siap menghadapi kebutuhan monitoring, evaluasi, serta audit pengadaan.

  • Request Proposal Bimtek & Pelatihan β€” Untuk memperoleh rancangan pelatihan yang dapat disesuaikan dengan jenis pengadaan, karakteristik instansi, kebutuhan peserta, dan fokus penguatan kompetensi pengadaan pemerintah.
  • Jadwal Bimtek & Pelatihan β€” Membantu instansi menyesuaikan rencana pelaksanaan kegiatan dengan agenda perencanaan pengadaan, penyusunan dokumen, maupun kebutuhan peningkatan kapasitas SDM pengadaan.
  • Konsultasi Kebutuhan Pengembangan SDM Aparatur β€” Untuk mendiskusikan kebutuhan peningkatan kompetensi pengadaan, penguatan penyusunan HPS, dokumentasi survei harga, maupun kesiapan menghadapi evaluasi dan audit pengadaan.

πŸ“Œ Untuk informasi program, konsultasi kebutuhan bimtek, atau permintaan proposal pelatihan, silakan menghubungi tim kami:

βœ‰οΈ Email: info@penapelatihan.id
πŸ“ž WhatsApp/Telp: 0822-4551-1510

Kami berharap setiap program pelatihan yang dijalankan tidak hanya membantu memperkuat pemahaman teknis peserta, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas koordinasi kerja, keteraturan administrasi, serta kesiapan implementasi tugas di lingkungan pemerintahan yang terus berkembang.

 

Penapelatihan.id merupakan lembaga pengembangan kompetensi dan pelatihan profesional sektor pemerintahan.

Penapelatihan.id berfokus pada pengembangan kapasitas aparatur dan penguatan implementasi kerja pemerintahan

 

Scroll to Top