penapelatihan.id

Bimtek Pemerintah & ASN   •   Pelatihan BUMN & BUMD   •   Corporate Training & Industry   •   Academic, Research & Development   •   Hospital & Healthcare   •   Program Kompetensi 2026   •  Pelatihan implementatif untuk kebutuhan organisasi dan pengembangan kompetensi  •  📱 0822-4551-1510   •  📧 info@penapelatihan.id   •   📍 Jakarta Selatan
Pelatihan Curriculum Design 2026: Menyusun Struktur Pembelajaran Berbasis Capaian Kompetensi

Pelatihan Curriculum Design 2026: Menyusun Struktur Pembelajaran Berbasis Capaian Kompetensi

Pelatihan Curriculum Design 2026: Menyusun Struktur Pembelajaran Berbasis Capaian Kompetensi

Pelatihan Curriculum Design 2026 membantu dosen dan tim pengembang kurikulum menyusun struktur pembelajaran yang selaras dengan capaian kompetensi, materi, aktivitas pembelajaran, dan asesmen 

Deskripsi Pelatihan

Curriculum design membantu perguruan tinggi menyusun struktur pembelajaran yang menghubungkan capaian kompetensi, materi, aktivitas pembelajaran, dan asesmen. Dalam pelaksanaannya, penyusunan kurikulum tidak berhenti pada pembagian mata kuliah atau penyusunan silabus, tetapi juga memastikan bahwa setiap bagian pembelajaran mendukung kompetensi yang ingin dicapai mahasiswa.

Pelatihan Curriculum Design 2026 dirancang untuk membantu dosen, pengelola program studi, dan tim pengembang kurikulum menyusun struktur pembelajaran secara lebih terarah. Pembahasan difokuskan pada penerjemahan capaian kompetensi ke dalam susunan pembelajaran yang logis, keterkaitan antarkomponen kurikulum, serta pemeriksaan kesesuaian antara tujuan pembelajaran, materi, dan asesmen.

Perubahan Lingkungan Akademik, Riset & Kebutuhan Penguatan Kompetensi

Pengembangan kurikulum perguruan tinggi memerlukan keselarasan antara kompetensi lulusan yang ditargetkan, struktur mata kuliah, pengalaman belajar, dan cara mengukur hasil pembelajaran. Ketika kurikulum berkembang atau kebutuhan kompetensi berubah, tim pengembang perlu memeriksa kembali apakah susunan mata kuliah dan aktivitas pembelajaran masih mendukung capaian yang ditetapkan.

Dalam pekerjaan sehari-hari, tantangan dapat muncul ketika capaian pembelajaran sudah dirumuskan, tetapi belum diterjemahkan secara konsisten ke dalam materi, urutan pembelajaran, dan asesmen. Karena itu, penguatan kompetensi curriculum design diperlukan agar proses penyusunan maupun peninjauan kurikulum memiliki alur yang jelas dan dasar yang dapat ditelusuri.

Untuk memahami kerangka pengembangan kurikulum berbasis capaian, peserta dapat merujuk pada kriteria akreditasi ABET yang menekankan capaian mahasiswa sebagai salah satu referensi pendekatan berbasis hasil pembelajaran.

Ruang Lingkup Pelatihan

Pelatihan berfokus pada penyusunan struktur pembelajaran berbasis capaian kompetensi, mulai dari penetapan hubungan antarkomponen hingga pemeriksaan konsistensi rancangan kurikulum. Pembahasan tidak diarahkan untuk menggantikan kebijakan akademik perguruan tinggi, melainkan membantu peserta menerapkan prinsip desain kurikulum sesuai kebutuhan program studi dan ketentuan yang berlaku.

  • Prinsip dasar curriculum design dan pendekatan berbasis capaian kompetensi.
  • Hubungan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, dan struktur kurikulum.
  • Penerjemahan capaian kompetensi menjadi tujuan pembelajaran yang lebih spesifik.
  • Penyusunan urutan mata kuliah dan tahapan pembelajaran secara logis.
  • Keselarasan antara capaian, materi, aktivitas pembelajaran, dan asesmen.
  • Peninjauan rancangan kurikulum untuk menemukan ketidaksesuaian dan bagian yang perlu diperbaiki.

Tantangan & Akar Penyebab Implementasi

Dalam penyusunan kurikulum, tim dapat menghadapi kesulitan ketika setiap mata kuliah dirancang secara terpisah tanpa pemetaan kontribusi yang jelas terhadap capaian kompetensi lulusan. Akibatnya, beberapa materi berpotensi berulang, sementara kompetensi tertentu belum mendapatkan porsi pembelajaran dan asesmen yang memadai.

Tantangan lain muncul ketika capaian pembelajaran, bahan kajian, dan metode penilaian disusun oleh pihak yang berbeda tanpa proses penyelarasan yang cukup. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kemampuan individu, tetapi juga dapat berkaitan dengan pembagian tanggung jawab, keterbatasan dokumentasi, serta belum tersedianya mekanisme peninjauan kurikulum yang terstruktur.

Pelatihan membantu peserta memperkuat kemampuan memetakan capaian, menata urutan pembelajaran, serta memeriksa hubungan antara komponen kurikulum sebelum rancangan digunakan atau ditinjau lebih lanjut.

Risiko Jika Tidak Ditangani

  • Struktur mata kuliah tidak sepenuhnya mencerminkan kompetensi yang ditargetkan dalam kurikulum.
  • Terjadi pengulangan materi atau kesenjangan pembelajaran antarmata kuliah.
  • Aktivitas pembelajaran dan asesmen kurang tepat untuk mengukur capaian yang ditetapkan.
  • Proses peninjauan kurikulum menjadi lebih sulit karena hubungan antara capaian, materi, dan asesmen tidak terdokumentasi dengan jelas.
  • Perubahan kurikulum membutuhkan koordinasi dan revisi berulang akibat ketidaksesuaian yang baru ditemukan pada tahap implementasi.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih terstruktur mengenai cara menyusun dan meninjau kurikulum berbasis capaian kompetensi. Hasil pembelajaran diarahkan pada kemampuan menghubungkan komponen kurikulum secara logis, mengenali ketidaksesuaian dalam rancangan, dan menentukan bagian yang memerlukan penyempurnaan.

Dalam sesi praktik, peserta dapat mengembangkan atau memperbaiki rancangan struktur pembelajaran sesuai contoh atau dokumen yang tersedia. Tingkat penyelesaian rancangan disesuaikan dengan ruang lingkup pelatihan, data yang dibawa peserta, serta kebutuhan program studi.

Tujuan & Kompetensi yang Dikembangkan

  • Menjelaskan prinsip curriculum design berbasis capaian kompetensi.
  • Memetakan hubungan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, dan struktur kurikulum.
  • Menyusun urutan pembelajaran yang mendukung perkembangan kompetensi secara bertahap.
  • Menganalisis keselarasan antara capaian pembelajaran, materi, aktivitas, dan asesmen.
  • Mengidentifikasi pengulangan materi, kesenjangan kompetensi, dan ketidaksesuaian dalam rancangan kurikulum.
  • Menyusun rekomendasi perbaikan struktur pembelajaran berdasarkan hasil pemeriksaan rancangan.

Manfaat Pelatihan

  • Membantu tim pengembang kurikulum memperjelas kontribusi setiap mata kuliah terhadap capaian kompetensi lulusan.
  • Memudahkan dosen menyelaraskan materi, aktivitas pembelajaran, dan asesmen dengan tujuan yang ditetapkan.
  • Membantu mengidentifikasi bagian kurikulum yang tumpang tindih atau belum mencakup kompetensi yang diperlukan.
  • Mendukung koordinasi antardosen dan pengelola program studi saat menyusun maupun meninjau kurikulum.
  • Mempermudah dokumentasi dasar pertimbangan dan perubahan dalam proses pengembangan kurikulum.

Sasaran Peserta & Unit yang Relevan

  • Dosen yang terlibat dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum.
  • Ketua program studi dan sekretaris program studi.
  • Tim pengembang kurikulum fakultas atau program studi.
  • Pengelola akademik yang mendukung penyusunan struktur pembelajaran.
  • Unit penjaminan mutu yang terlibat dalam peninjauan dan evaluasi kurikulum.
  • Pimpinan akademik yang bertanggung jawab atas arah pengembangan kurikulum.

Materi Pelatihan

Hari 1 — Sesi 1: Dasar Curriculum Design Berbasis Capaian Kompetensi

  • Konsep dan prinsip curriculum design berbasis capaian.
  • Hubungan profil lulusan dengan capaian pembelajaran.
  • Identifikasi kompetensi yang perlu dikembangkan melalui kurikulum.
  • Struktur kurikulum dan kontribusi setiap mata kuliah.

Hari 1 — Sesi 2: Pemetaan dan Penyusunan Struktur Pembelajaran

  • Pemetaan capaian pembelajaran ke dalam mata kuliah.
  • Penyusunan urutan mata kuliah berdasarkan tahapan kompetensi.
  • Identifikasi prasyarat dan keterkaitan antarmata kuliah.
  • Latihan menyusun matriks keterkaitan capaian dan struktur kurikulum.

Hari 2 — Sesi 1: Keselarasan Materi, Aktivitas, dan Asesmen

  • Penerjemahan capaian menjadi tujuan pembelajaran yang spesifik.
  • Penyelarasan materi dan aktivitas pembelajaran dengan capaian.
  • Pemilihan bentuk asesmen sesuai kompetensi yang diukur.
  • Latihan memeriksa keselarasan capaian, materi, aktivitas, dan asesmen.

Hari 2 — Sesi 2: Evaluasi dan Penyempurnaan Rancangan Kurikulum

  • Identifikasi pengulangan materi dan kesenjangan pembelajaran.
  • Pemeriksaan konsistensi struktur kurikulum.
  • Penyusunan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi.
  • Penyusunan rancangan tindak lanjut untuk penerapan di program studi.

Metode Pelatihan & Implementasi

Pelatihan menggunakan pemaparan terarah, diskusi kasus, analisis contoh rancangan kurikulum, dan latihan terstruktur. Pendekatan ini membantu peserta memahami hubungan antara konsep desain kurikulum dan pekerjaan penyusunan dokumen akademik.

Untuk mendukung penerapan setelah pelatihan, peserta dapat menggunakan contoh struktur kurikulum atau dokumen pembelajaran yang relevan apabila tersedia dan diizinkan oleh institusi. Hasil latihan selanjutnya dapat dibahas bersama tim akademik untuk menentukan penyesuaian berdasarkan kebijakan perguruan tinggi, karakteristik program studi, dan mekanisme penjaminan mutu yang berlaku.

Skema Pelaksanaan, Durasi & Fasilitas

Pelatihan dirancang selama dua hari dengan dua sesi setiap hari. Pembelajaran bergerak dari pemahaman dasar, pemetaan struktur kurikulum, pemeriksaan keselarasan komponen, hingga penyusunan rekomendasi perbaikan.

Pelaksanaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi dan karakteristik peserta. Metode penyampaian, bahan latihan, serta dokumen pendukung perlu ditetapkan berdasarkan skema pelatihan yang disepakati. Ketersediaan fasilitas khusus mengikuti informasi penyelenggaraan yang telah dikonfirmasi.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan curriculum design berbasis capaian kompetensi?

Curriculum design berbasis capaian kompetensi adalah proses menyusun struktur pembelajaran dengan menjadikan kompetensi yang ingin dicapai sebagai acuan. Capaian tersebut kemudian dihubungkan dengan mata kuliah, materi, aktivitas pembelajaran, dan asesmen.

2. Siapa yang paling sesuai mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ditujukan terutama bagi dosen, pengelola program studi, tim pengembang kurikulum, dan tenaga kependidikan yang terlibat langsung dalam penyusunan atau peninjauan struktur pembelajaran.

3. Apakah pelatihan ini cocok untuk peserta yang belum pernah menyusun kurikulum?

Materi dimulai dari prinsip dasar dan dilanjutkan dengan pemetaan serta pemeriksaan rancangan. Peserta pemula dapat mengikuti pembelajaran sesuai ruang lingkup dan kedalaman praktik yang diberikan.

4. Apakah peserta akan melakukan praktik penyusunan kurikulum?

Ya, rancangan pelatihan mencakup latihan pemetaan capaian pembelajaran, penyusunan struktur mata kuliah, serta pemeriksaan keselarasan materi dan asesmen. Bentuk dan kedalaman praktik menyesuaikan waktu serta bahan yang tersedia.

5. Apakah peserta perlu membawa dokumen kurikulum dari perguruan tinggi?

Dokumen tersebut dapat membantu latihan menjadi lebih dekat dengan pekerjaan peserta, tetapi kebutuhan membawa dokumen perlu disesuaikan dengan arahan penyelenggara. Jika dokumen bersifat terbatas, peserta dapat menggunakan contoh yang telah dianonimkan atau bahan latihan yang disediakan.

6. Apa hasil yang dapat dibawa pulang peserta?

Sesuai aktivitas pelatihan, peserta dapat menghasilkan matriks pemetaan capaian dan mata kuliah, hasil pemeriksaan keselarasan komponen pembelajaran, atau rekomendasi perbaikan rancangan kurikulum. Kelengkapan hasil bergantung pada dokumen, waktu praktik, dan kebutuhan peserta.

7. Apakah rancangan kurikulum yang dibuat dapat langsung diterapkan?

Hasil pelatihan dapat menjadi bahan kerja untuk pengembangan atau penyempurnaan kurikulum. Penerapan tetap memerlukan penelaahan, koordinasi, dan persetujuan melalui mekanisme akademik serta ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi masing-masing.

 

Daftar Kota Pelaksanaan

Program “Pelatihan Curriculum Design 2026: Menyusun Struktur Pembelajaran Berbasis Capaian Kompetensi“ dapat diselenggarakan melalui skema public training, in house training, maupun program khusus sesuai kebutuhan organisasi. Pelaksanaan dapat disesuaikan dengan jumlah peserta, unit kerja, lokasi, waktu, serta kebutuhan kompetensi yang ingin diperkuat.

JakartaBandungSurabayaSemarang
YogyakartaMalangMedanMakassar
DenpasarLombokPalembangBalikpapan
BatamSamarindaManadoPekanbaru

Siap Menyesuaikan Kebutuhan Pelatihan?

Pilih langkah yang sesuai untuk mendapatkan informasi, mengajukan program, atau mendiskusikan kebutuhan pengembangan kompetensi organisasi:

  • 📄 Ajukan Proposal Pelatihan — Untuk kebutuhan in house training, workshop, maupun program pengembangan kompetensi khusus sesuai kebutuhan organisasi.
  • 📅 Lihat Jadwal & Biaya Pelatihan — Untuk melihat jadwal, kota pelaksanaan, skema training, dan informasi biaya.
  • 💬 Konsultasikan Kebutuhan Pelatihan — Untuk menyesuaikan materi, peserta, waktu, lokasi, atau skema pelaksanaan dengan kebutuhan organisasi.
  • 🛡️ Kredibilitas Penyelenggara — PENA didukung instruktur bersertifikasi BNSP, akademisi, dan praktisi dengan pengalaman pada berbagai bidang dan lingkungan organisasi.

📌 Untuk permintaan proposal, informasi jadwal, atau konsultasi program, Anda juga dapat menghubungi tim PenaPelatihan:

✉️ Email: info@penapelatihan.id

📞 WhatsApp/Telp: 0822-4551-1510

Kami berharap program ini dapat membantu peserta memperkuat kompetensi, meningkatkan kualitas pelaksanaan pekerjaan, memperjelas proses kerja, serta memperkuat koordinasi dan efektivitas kegiatan di lingkungan organisasi. Dengan penerapan kompetensi yang tepat dalam pekerjaan, program ini diharapkan dapat mendukung proses kerja yang lebih terstruktur, efektif, mudah dimonitor, serta berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

 

Penapelatihan.id merupakan lembaga pengembangan kompetensi dan pelatihan profesional.

Penapelatihan.id berfokus pada pengembangan kompetensi profesional dan penguatan implementasi kerja organisasi  
Scroll to Top