penapelatihan.id

🔵 Bimtek Pemerintah & ASN   •   Pelatihan BUMN & BUMD   •   Corporate Training & Industry   •   Academic, Research & Development   •   Program Kompetensi 2026   •  Pelatihan implementatif untuk SPBE, SIPD, Pengadaan, Leadership, AI, GRC, Asset Management, dan Metodologi Penelitian
Office : 18 Office Park Building, 21th Floor Unit C Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu Jakarta Selatan, 12520
Bimtek AI Pemerintahan 2025

Bimtek AI Pemerintahan 2025 – Strategi Transformasi Digital ASN yang Efektif & Akuntabel

Bimtek AI Pemerintahan 2025 – Strategi Transformasi Digital ASN yang Efektif & Akuntabel 

Pelatihan AI Pemerintahan 2025: Transformasi Digital ASN yang Efektif

Di era percepatan teknologi digital, Bimtek AI Pemerintahan 2025 menjadi salah satu program penting yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemerintah daerah. Penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam tata kelola pemerintahan tidak lagi menjadi wacana masa depan, melainkan kebutuhan nyata saat ini. Transformasi digital ASN pada tahun 2025 menuntut pendekatan strategis, akuntabel, dan terukur agar setiap proses kerja birokrasi dapat lebih transparan, efisien, serta selaras dengan regulasi nasional.

Problem utama yang dihadapi birokrasi modern adalah masih adanya kesenjangan digital di kalangan ASN, keterbatasan pemahaman teknologi baru, serta belum optimalnya pemanfaatan data dalam proses pengambilan keputusan. Banyak instansi pemerintah yang masih mengandalkan sistem manual, padahal dunia sedang bergerak menuju tata kelola berbasis big data dan AI. Kondisi ini menimbulkan risiko rendahnya kualitas pelayanan publik, lambatnya respons terhadap perubahan, serta berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Melalui Bimtek AI Pemerintahan 2025, para ASN diberikan solusi nyata dalam bentuk pelatihan komprehensif yang berfokus pada strategi penerapan AI di lingkungan pemerintahan. Pelatihan ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga menekankan pada praktik langsung dan pendekatan human-centered, sehingga peserta dapat mengaplikasikan hasil pembelajaran secara efektif dalam tugas sehari-hari. Dengan kurikulum yang relevan terhadap perkembangan terkini, peserta akan dipandu memahami peran AI dalam analisis data, perencanaan kebijakan, serta peningkatan akuntabilitas publik.

Problem Nyata dalam Tata Kelola Pemerintahan

Reformasi birokrasi selama dua dekade terakhir telah membawa perubahan positif, namun masih terdapat sejumlah masalah mendasar yang belum terselesaikan. Tantangan terbesar adalah bagaimana menghadirkan pelayanan publik yang efisien, cepat, dan transparan. Banyak instansi pemerintah mengalami kendala dalam mengintegrasikan teknologi digital, terutama dalam memanfaatkan potensi kecerdasan buatan. Tanpa strategi yang jelas, investasi digital hanya menjadi formalitas tanpa hasil signifikan.

Selain itu, terdapat tuntutan kuat dari masyarakat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan. Keterlambatan informasi, birokrasi yang berbelit, serta kurangnya akses publik terhadap data menimbulkan persepsi negatif. Dalam konteks ini, kecerdasan buatan hadir sebagai solusi strategis, karena mampu mengolah data secara cepat, objektif, dan terukur. Namun, tanpa adanya pelatihan khusus, ASN akan kesulitan memanfaatkan teknologi ini secara optimal.

Solusi melalui Bimtek AI Pemerintahan 2025

Jawaban atas tantangan tersebut adalah melalui program Bimtek AI Pemerintahan 2025, yang dirancang untuk membekali ASN dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI. Fokus utama pelatihan ini adalah membangun pemahaman yang solid tentang konsep AI, strategi transformasi digital, serta implementasi nyata dalam konteks pemerintahan. Program ini menekankan integrasi teknologi dengan prinsip akuntabilitas, sehingga setiap penerapan AI tetap selaras dengan regulasi dan etika pelayanan publik.

Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah problem-based learning. Peserta tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga memecahkan studi kasus nyata yang sering ditemui di pemerintahan daerah maupun pusat. Dengan demikian, hasil pelatihan akan langsung terasa dalam peningkatan kinerja birokrasi. Selain itu, pelatihan ini mengedepankan prinsip human-centered design, yaitu menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai pusat dari setiap inovasi digital yang dikembangkan oleh ASN.

Di dalam kurikulumnya, pelatihan membahas pemanfaatan big data, pengolahan informasi dengan machine learning, serta penerapan AI dalam pengawasan dan evaluasi program pemerintah. ASN juga akan dilatih untuk memahami aspek regulasi terbaru yang mendukung transformasi digital, termasuk kebijakan pemerintah pusat terkait sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Hal ini penting agar setiap inovasi berbasis AI yang diterapkan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Urgensi Mengikuti Pelatihan Sekarang

Mengapa Bimtek AI Pemerintahan 2025 harus diikuti sekarang? Jawabannya terletak pada urgensi perubahan yang terjadi begitu cepat di era digital. Regulasi terbaru pemerintah menekankan pentingnya transparansi, keterbukaan data, serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan publik. ASN dituntut untuk tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi sebagai alat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Keterlambatan dalam menguasai teknologi digital akan membuat birokrasi tertinggal, sehingga mengurangi efektivitas pelayanan publik.

Transformasi digital ASN 2025 tidak hanya bersifat administratif, melainkan juga strategis. Pemerintah daerah yang mampu menguasai AI akan memiliki keunggulan kompetitif dalam hal perencanaan, analisis kebijakan, serta pelayanan publik. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi dan memperkuat citra pemerintah sebagai institusi yang modern, profesional, dan akuntabel.

Selain faktor regulasi, ada urgensi global yang tidak bisa diabaikan. Dunia internasional sedang bergerak cepat mengadopsi AI dalam berbagai sektor, termasuk sektor publik. Negara-negara maju telah membuktikan bagaimana AI dapat mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat pengawasan terhadap kebijakan publik. Jika Indonesia tidak segera mengejar ketertinggalan ini, maka potensi kesenjangan global dalam pelayanan publik akan semakin lebar.

Keselarasan dengan Regulasi dan Akuntabilitas

Bimtek ini juga menegaskan pentingnya akuntabilitas. Implementasi AI dalam birokrasi harus selalu selaras dengan prinsip transparansi dan dapat dipertanggungjawabkan. Regulasi pemerintah terbaru, termasuk kebijakan SPBE dan kebijakan nasional tentang transformasi digital, menjadi rujukan utama dalam pelatihan ini. ASN tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga memahami kerangka regulasi agar setiap penerapan AI memiliki legitimasi hukum yang jelas.

Dengan demikian, Bimtek AI Pemerintahan 2025 bukan sekadar pelatihan teknologi, melainkan sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan terpercaya. Melalui pembekalan ini, ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Penutup: Momentum Transformasi ASN

Singkatnya, Bimtek AI Pemerintahan 2025 adalah jawaban atas tantangan zaman yang menuntut birokrasi lebih cepat, transparan, dan profesional. Problem yang ada saat ini—mulai dari kesenjangan digital, keterbatasan pemahaman teknologi, hingga tuntutan regulasi—dapat diatasi melalui solusi pelatihan yang dirancang komprehensif. Urgensi untuk mengikuti pelatihan ini tidak bisa ditunda, karena setiap keterlambatan akan berdampak pada kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.

Sekarang adalah waktu terbaik bagi ASN untuk mempersiapkan diri menghadapi era transformasi digital. Melalui Bimtek ini, peserta akan memperoleh wawasan, strategi, serta keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Jangan sampai birokrasi kita tertinggal dalam arus globalisasi digital. Mari lanjutkan membaca untuk mengetahui lebih dalam bagaimana pelatihan ini dapat menjadi momentum penting bagi setiap ASN yang ingin bertransformasi menuju birokrasi modern, akuntabel, dan profesional.

Tujuan Pelatihan Bimtek AI Pemerintahan 2025

Berikut adalah 9 tujuan utama dari pelatihan ini:

  1. Memberikan pemahaman mendalam tentang konsep AI dalam pemerintahan, sehingga ASN mampu mengenali peluang dan tantangan penerapannya.
  2. Meningkatkan keterampilan ASN dalam analisis data berbasis big data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.
  3. Melatih peserta dalam strategi transformasi digital ASN agar mampu mengintegrasikan sistem manual ke sistem berbasis AI.
  4. Memastikan ASN memahami kerangka regulasi terkait pemanfaatan AI, sehingga setiap penerapan memiliki legitimasi hukum.
  5. Mendorong penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi melalui pemanfaatan AI dalam monitoring kebijakan publik.
  6. Membekali peserta dengan keterampilan teknis dasar dalam penggunaan tools AI yang relevan dengan kebutuhan birokrasi.
  7. Meningkatkan kapasitas ASN dalam perencanaan strategis berbasis teknologi digital untuk mendukung visi pembangunan daerah.
  8. Membiasakan peserta dengan pendekatan human-centered agar inovasi digital tetap fokus pada pelayanan publik.
  9. Mempersiapkan ASN menjadi agen perubahan yang mendorong birokrasi modern, profesional, dan akuntabel.

Materi Pelatihan Bimtek AI Pemerintahan 2025

Materi pelatihan ini dirancang dalam 11 topik utama sebagai berikut:

1. Pengantar AI dan Transformasi Digital Pemerintahan

  • Pemahaman dasar AI
  • Peran AI dalam transformasi digital ASN
  • Tren global dan best practices

2. Kerangka Regulasi dan Kebijakan Nasional

  • Pengenalan regulasi SPBE
  • Sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat
  • Keterkaitan dengan akuntabilitas publik

3. Analisis Data dan Big Data untuk Pemerintahan

  • Pemanfaatan big data dalam kebijakan publik
  • Studi kasus implementasi di pemerintahan daerah
  • Teknik analisis data dengan tools digital

4. Machine Learning untuk Kebijakan Publik

  • Pengenalan konsep machine learning
  • Aplikasi ML dalam evaluasi kebijakan
  • Contoh penerapan praktis

5. Sistem Informasi dan Dashboard Pemerintahan

  • Penerapan dashboard monitoring berbasis AI
  • Integrasi sistem informasi daerah
  • Studi kasus penggunaan

6. Penerapan Human-Centered Design

  • Konsep dasar human-centered design
  • Penerapan dalam pelayanan publik
  • Studi kasus pelayanan digital

7. Strategi Transformasi Digital ASN

  • Langkah-langkah implementasi transformasi digital
  • Roadmap digitalisasi pemerintahan
  • Indikator keberhasilan transformasi

8. Tools dan Aplikasi AI untuk ASN

  • Penggunaan aplikasi analisis data
  • Penerapan chatbot pelayanan publik
  • Contoh tools praktis untuk ASN

9. Akuntabilitas dan Transparansi melalui AI

  • AI dalam pengawasan kebijakan publik
  • Audit berbasis digital
  • Transparansi informasi publik

10. Studi Kasus Implementasi AI di Pemerintahan

  • Kasus dari pemerintahan pusat
  • Kasus dari pemerintahan daerah
  • Pembelajaran dari negara lain

11. Rencana Aksi dan Evaluasi

  • Penyusunan rencana aksi pasca-pelatihan
  • Evaluasi hasil pelatihan
  • Pemantauan implementasi

Manfaat Pelatihan Bimtek AI Pemerintahan 2025

Pelatihan ini memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung maupun jangka panjang, antara lain:

  • Praktis (jangka pendek): ASN mampu langsung mengaplikasikan tools AI dalam pekerjaan harian.
  • Praktis (jangka pendek): Peningkatan kecepatan pelayanan publik melalui sistem digital.
  • Praktis (jangka pendek): Kemampuan membuat dashboard monitoring kebijakan yang transparan.
  • Strategis (jangka panjang): Terwujudnya birokrasi digital yang akuntabel dan efisien.
  • Strategis (jangka panjang): Penguatan kapasitas daerah dalam perencanaan berbasis data.
  • Strategis (jangka panjang): Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
  • Strategis (jangka panjang): Terbentuknya ekosistem kolaborasi pemerintah dan swasta dalam transformasi digital.

Narasumber Pelatihan

Pelatihan ini dipandu oleh narasumber yang berpengalaman dan memiliki kredibilitas tinggi, dengan keunggulan sebagai berikut:

  • Berpengalaman dalam transformasi digital pemerintahan dan penerapan AI di sektor publik.
  • Memiliki latar belakang keilmuan yang relevan dengan bidang AI, data science, dan kebijakan publik.
  • Pernah terlibat langsung dalam penyusunan regulasi dan implementasi SPBE.
  • Memahami kebutuhan ASN dan pejabat daerah dalam konteks praktis.
  • Diakui sebagai praktisi dan akademisi yang mampu menjembatani teori dan praktik.

Dengan kehadiran narasumber yang kredibel, peserta akan mendapatkan pembelajaran langsung dari pakar dan praktisi, sehingga Bimtek AI Pemerintahan 2025 benar-benar menjadi bekal nyata dalam mewujudkan birokrasi modern dan profesional. 

Durasi & Metode Pelaksanaan Bimtek AI Pemerintahan 2025

Pelaksanaan Bimtek AI Pemerintahan 2025 dirancang secara profesional agar setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang efektif, terstruktur, dan aplikatif. Durasi dan metode penyelenggaraan telah disesuaikan dengan kebutuhan aparatur pemerintah, ASN, bendahara, pejabat pengadaan, serta mitra swasta yang menuntut efisiensi waktu tanpa mengurangi kualitas transfer pengetahuan.

  1. Durasi Pelatihan: Kegiatan berlangsung selama 2 hari penuh dengan total 32 Jam Pelajaran (JP), mencakup sesi teori, praktik, studi kasus, dan diskusi interaktif.
  2. Pembagian Sesi: Hari pertama fokus pada regulasi terbaru, tata kelola, dan pengantar AI dalam pemerintahan. Hari kedua diarahkan pada praktik implementasi, simulasi aplikasi, serta evaluasi hasil.
  3. Metode Pelaksanaan: Tersedia tiga opsi penyelenggaraan:
    • Tatap muka (offline) di lokasi yang telah ditentukan, memberikan interaksi langsung dengan narasumber.
    • Daring (online) melalui platform interaktif seperti Zoom/Google Meet, memastikan fleksibilitas ASN di berbagai daerah.
    • Hybrid, menggabungkan keunggulan offline dan online untuk memperluas aksesibilitas.
  4. Kebutuhan Teknis Peserta: Setiap peserta wajib membawa laptop minimal prosesor i5, RAM 8GB, serta koneksi internet stabil untuk mendukung praktik aplikasi berbasis AI.
  5. Skenario Pelaksanaan: Misalnya, peserta mengikuti sesi pagi (teori regulasi digital) secara daring, lalu sore harinya hadir offline untuk simulasi penyusunan laporan berbasis AI guna memastikan transfer kompetensi berjalan optimal.

Output Pelatihan

Setelah mengikuti Bimtek AI Pemerintahan 2025, peserta akan memperoleh hasil nyata yang dapat langsung diterapkan dalam tugas sehari-hari:

  • Sertifikat resmi 32 JP yang diakui sebagai bukti kompetensi.
  • Kemampuan memahami dan menyesuaikan diri dengan regulasi terbaru terkait digitalisasi dan akuntabilitas pemerintahan.
  • Keterampilan menyusun laporan akuntabel dengan dukungan teknologi berbasis AI.
  • Penerapan strategi implementasi praktis dalam pengelolaan data dan tata kelola pemerintahan.
  • Jaringan profesional (networking) dengan pejabat, ASN, dan mitra swasta lintas daerah.
  • Peningkatan kepercayaan publik melalui praktik transparansi dan tata kelola modern.
  • Kesiapan menghadapi transformasi digital pemerintahan di tahun 2025 dan seterusnya.

FAQ Seputar Bimtek AI Pemerintahan 2025

  • Apa itu Bimtek AI Pemerintahan 2025?
    Bimtek ini adalah program pelatihan khusus yang membekali ASN, pejabat pemda, dan mitra swasta dengan pengetahuan serta keterampilan mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam tata kelola pemerintahan sesuai regulasi terbaru.
  • Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
    Peserta utama meliputi pejabat daerah, ASN (termasuk bendahara dan pejabat pengadaan), serta pihak swasta yang bermitra dengan pemerintah dalam pengelolaan program berbasis digital.
  • Bagaimana metode pelaksanaannya?
    Pelatihan dilaksanakan dengan metode tatap muka, daring, maupun hybrid, sehingga fleksibel diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
  • Apa saja manfaat jangka pendek setelah mengikuti pelatihan?
    Peserta mampu langsung menerapkan pemahaman regulasi, menyusun laporan berbasis AI, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data dan akuntabilitas di lingkungan instansi.
  • Apakah peserta akan memperoleh sertifikat resmi?
    Ya, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat 32 JP yang dapat digunakan untuk mendukung penilaian kompetensi ASN maupun kebutuhan profesional lainnya.
  • Apakah ada persyaratan teknis untuk mengikuti pelatihan?
    Peserta diwajibkan membawa laptop dengan spesifikasi minimal prosesor i5 dan RAM 8GB, serta menyiapkan koneksi internet stabil apabila mengikuti secara daring.

Kesimpulan

Bimtek AI Pemerintahan 2025 hadir sebagai jawaban atas tuntutan transformasi digital, transparansi, serta akuntabilitas aparatur negara di era modern. Dengan durasi pelatihan yang efektif, metode pembelajaran fleksibel, materi komprehensif, serta narasumber berpengalaman, pelatihan ini menjadi investasi penting bagi setiap ASN, pejabat daerah, dan mitra swasta yang ingin siap menghadapi tantangan tata kelola berbasis teknologi. Urgensi untuk mengikuti pelatihan ini semakin besar seiring lahirnya regulasi baru dan tuntutan publik terhadap layanan pemerintah yang lebih cepat, akurat, dan transparan. Kini saat yang tepat untuk beradaptasi dan meningkatkan kompetensi. Mari bergabung dan wujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, dan berdaya saing di tahun 2025.

Tempat dan Kota Pelaksanaan Bimtek AI Pemerintahan 2025

Untuk menjangkau peserta secara lebih luas, Bimtek AI Pemerintahan 2025 dilaksanakan di berbagai kota strategis di Indonesia. Pemilihan lokasi pelatihan ini didasarkan pada aksesibilitas, fasilitas pendukung, serta kebutuhan pemerintah daerah dan ASN dalam mempercepat transformasi digital dan akuntabilitas tata kelola.

  • Jakarta – Pusat pemerintahan dan bisnis, ideal untuk ASN dan pejabat pusat yang membutuhkan pemahaman regulasi AI terkini.
  • Bandung – Kota pendidikan dengan atmosfer akademis, cocok untuk peserta yang fokus pada pengembangan strategi digital pemerintahan.
  • Yogyakarta – Pusat kebudayaan dan pendidikan, mendukung diskusi interaktif tentang tata kelola berbasis AI yang human-centered.
  • Malang – Lingkungan kondusif untuk praktik dan simulasi penggunaan aplikasi kecerdasan buatan bagi ASN dan pejabat pemda.
  • Surabaya – Kota metropolitan di Jawa Timur, relevan bagi pemda dan mitra swasta dalam implementasi sistem digital.
  • Bali – Destinasi internasional, strategis untuk menjangkau peserta dengan perspektif global pada tata kelola pemerintahan.
  • Lombok – Alternatif lokasi dengan nuansa tenang, mendukung fokus pelatihan dan peningkatan kompetensi ASN daerah.
  • Batam – Kawasan strategis dekat Singapura, relevan untuk pembahasan tata kelola digital dan peluang kerja sama internasional.
  • Medan – Pusat ekonomi Sumatera Utara, mendukung kebutuhan ASN dan pejabat daerah dalam transformasi digital wilayah barat Indonesia.
  • Makassar – Gerbang kawasan timur Indonesia, strategis untuk memperluas penerapan AI dalam pelayanan publik dan pemerintahan.

Selain kota-kota tersebut, pelaksanaan Bimtek AI Pemerintahan 2025 juga dapat dilakukan di kota utama lainnya sesuai kebutuhan instansi, agar seluruh peserta dari berbagai wilayah Indonesia dapat memperoleh manfaat yang merata.

Bimtek AI Pemerintahan 2025 pelatihan ASN dan pejabat daerah

Saatnya memperkuat tata kelola dan kapabilitas SDM melalui pelatihan yang tepat guna. Program Bimtek AI Pemerintahan 2025 – Strategi Transformasi Digital ASN yang Efektif & Akuntabel dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata di instansi Anda. Disusun berbasis regulasi terbaru dan disampaikan oleh narasumber ahli, pelatihan ini dirancang untuk mendukung penerapan langsung di lapangan.
Wujudkan sistem kerja yang akuntabel dan SDM yang adaptif bersama Penapelatihan.id — mitra nasional peningkatan kinerja kelembagaan. Klik! https://penapelatihan.id/informasi-jadwal/ Untuk melihat jadwal terbaru. 

Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini: Bimtek Evaluasi Reformasi Birokrasi Nasional 2025 – Strategi Profesional & Efektif

💰 Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi

Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:

🏨 1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel

💵 Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
✅ Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2x 

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan (foto/video)

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

  • Antar jemput bandara (khusus rombongan ≥8 orang)

🏢 2. Paket Bimtek Non Akomodasi

💵 Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2x

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

💻 3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)

💵 Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari

  • Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital

  • Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)

  • Rekaman video kelas (on-demand)

  • Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)

🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound

Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
📌 Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.

Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
📱 0822-4551-1510 
📧 info@penapelatihan.id 

💳 Cara Pembayaran

Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:

  1. Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi

  2. Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA

Scroll to Top