penapelatihan.id

πŸ”΅ Bimtek Pemerintah & ASN   β€’   Pelatihan BUMN & BUMD   β€’   Corporate Training & Industry   β€’   Academic, Research & Development   β€’   Program Kompetensi 2026   β€’  Pelatihan implementatif untuk SPBE, SIPD, Pengadaan, Leadership, AI, GRC, Asset Management, dan Metodologi Penelitian
Office : 18 Office Park Building, 21th Floor Unit C Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu Jakarta Selatan, 12520
Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 – Strategi Profesional Computer Assisted Competency Test BKN

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 – Strategi Profesional Computer Assisted Competency Test BKNΒ 

Pelatihan Penilaian Kompetensi ASN 2025 – Strategi Profesional CAT BKN

Dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan modern, kebutuhan akan aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten, adaptif, dan profesional menjadi semakin mendesak. Tuntutan publik terhadap layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel membuat lembaga pemerintah tidak dapat lagi mengandalkan pola kerja lama yang kurang terukur. Di tengah perubahan regulasi dan kebijakan yang terus diperbarui, kemampuan lembaga untuk memastikan kualitas sumber daya manusianya menjadi faktor penentu keberhasilan. Hal ini selaras dengan penerapan manajemen sumber daya manusia sektor publik yang berbasis kompetensi, sebuah pendekatan yang kini diakui secara global.

Permasalahan utama yang dihadapi banyak instansi saat ini adalah bagaimana memastikan bahwa ASN tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki kompetensi inti, teknis, dan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Fenomena gap kompetensi masih sering ditemukan di berbagai daerah, yang pada akhirnya menghambat kinerja lembaga dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Regulasi terbaru melalui Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 4 Tahun 2024 menjadi pijakan penting dalam menata sistem penilaian kompetensi dan potensi ASN agar lebih terukur, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, implementasi regulasi ini di lapangan membutuhkan pemahaman yang komprehensif, strategi pelaksanaan yang tepat, serta dukungan pelatihan yang relevan.

Di sinilah peran Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 hadir sebagai jawaban. Pelatihan Penilaian Kompetensi ASN 2025 ini dirancang untuk memberikan panduan praktis, metodologi profesional, dan strategi terbaru dalam penyelenggaraan Computer Assisted Competency Test (CAT) yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan sistem, bimtek ini juga menekankan pentingnya interpretasi hasil penilaian, penyusunan laporan berbasis data, hingga integrasi hasil uji kompetensi dengan pengembangan karier ASN. Dengan pendekatan yang human-centered dan praktis, peserta akan memperoleh bekal menyeluruh tentang bagaimana mengelola penilaian kompetensi secara sistematis dan sesuai standar nasional.

Jika kita cermati lebih dalam, banyak instansi masih menganggap penilaian kompetensi sebatas formalitas untuk memenuhi regulasi. Padahal, dalam konteks manajemen kinerja modern, penilaian kompetensi adalah instrumen strategis yang dapat digunakan untuk memetakan potensi, menyusun perencanaan karier, serta menempatkan pegawai pada posisi yang tepat. Tanpa pemahaman yang baik, hasil uji kompetensi hanya menjadi angka tanpa makna, sehingga manfaatnya bagi organisasi tidak maksimal. Karena itulah Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 menekankan pentingnya menghubungkan data hasil CAT BKN dengan kebijakan strategis lembaga, agar proses pengambilan keputusan lebih akurat, objektif, dan akuntabel.

Urgensi mengikuti pelatihan Penilaian Kompetensi ASN 2025 ini semakin tinggi mengingat adanya kebijakan nasional yang mengarah pada penguatan akuntabilitas kinerja ASN. Publik kini menaruh harapan besar pada birokrasi yang profesional dan transparan. Lembaga pemerintah tidak lagi hanya dituntut untuk melaksanakan tugas administratif, melainkan juga harus mampu menunjukkan hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam konteks ini, penilaian kompetensi menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap pegawai memiliki kapasitas yang sesuai dengan jabatan, sehingga layanan publik dapat diberikan secara efektif dan efisien. Tanpa adanya strategi pelaksanaan penilaian yang tepat, lembaga akan kesulitan menjawab tantangan era digital dan keterbukaan informasi.

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 juga relevan dengan tren global dalam pengelolaan aparatur negara. Banyak negara maju telah lebih dulu menerapkan sistem competency-based management yang menempatkan kompetensi sebagai pusat pengembangan SDM. Indonesia melalui BKN berusaha mengejar ketertinggalan tersebut dengan menghadirkan sistem CAT Competency Test yang berbasis teknologi dan standar penilaian internasional. Dengan mengikuti bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 ini, peserta tidak hanya memahami aturan formal, tetapi juga memperoleh wawasan tentang bagaimana standar global dapat diadaptasi ke dalam konteks birokrasi Indonesia.

Selain aspek regulasi, ada pula dimensi praktis yang tidak bisa diabaikan. Penyelenggaraan Computer Assisted Competency Test membutuhkan keahlian teknis, penguasaan aplikasi, serta pemahaman atas indikator kompetensi yang diuji. Tanpa persiapan memadai, pelaksanaan tes bisa menemui kendala teknis maupun metodologis yang berpotensi mengurangi validitas hasil. Karena itulah, Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 memfasilitasi peserta dengan simulasi langsung, studi kasus, dan best practice dari berbagai instansi yang telah berhasil menerapkan sistem ini. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga menguasai keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di instansi masing-masing.

Dari sisi kelembagaan, partisipasi dalam bimtek ini juga merupakan bentuk komitmen nyata terhadap peningkatan kualitas SDM aparatur. Lembaga yang serius menata sistem penilaian kompetensi akan lebih mudah mendapatkan pengakuan akuntabilitas, baik dari pemerintah pusat maupun publik. Transparansi dalam proses penilaian memberikan keyakinan bahwa promosi, mutasi, maupun pengembangan karier pegawai dilakukan secara objektif dan berbasis data. Hal ini sejalan dengan prinsip good governance yang mengedepankan akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas. Oleh sebab itu, mengikuti Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga investasi strategis dalam membangun organisasi yang berdaya saing tinggi.

Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kualitas birokrasi, lembaga yang tidak mampu menunjukkan transparansi dan objektivitas dalam pengelolaan ASN berisiko kehilangan kepercayaan. Situasi ini dapat berdampak pada menurunnya legitimasi lembaga di mata masyarakat. Untuk menghindari hal tersebut, langkah antisipatif perlu diambil sejak sekarang melalui penyusunan strategi penilaian kompetensi yang profesional. Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 hadir sebagai solusi praktis yang menjembatani kebutuhan regulasi, ekspektasi publik, dan strategi organisasi. Dengan mengikuti pelatihan ini, instansi dapat memperkuat posisi mereka sebagai lembaga yang responsif, modern, dan akuntabel.

Di era transformasi digital saat ini, kecepatan adaptasi menjadi faktor kunci. Lembaga yang terlambat beradaptasi akan kesulitan mengejar ketertinggalan, terutama dalam hal pengelolaan SDM. Penilaian kompetensi yang berbasis CAT BKN adalah salah satu inovasi penting yang mendukung percepatan reformasi birokrasi. Namun, tanpa pemahaman mendalam dan keterampilan teknis yang memadai, teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan hasil optimal. Karena itulah, investasi dalam pelatihan seperti Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 bukan hanya penting, tetapi mendesak. Pelatihan ini membantu memastikan bahwa teknologi dan regulasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja lembaga.

Oleh karena itu, sekarang adalah saat yang tepat bagi setiap instansi untuk menyiapkan diri. Dengan mengikuti Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025, lembaga tidak hanya memenuhi amanat regulasi Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2024, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. Pelatihan ini memberikan bekal yang sangat dibutuhkan agar proses penilaian kompetensi berjalan efektif, hasilnya valid, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. Jangan sampai keterlambatan dalam memahami regulasi maupun sistem CAT BKN menghambat perkembangan organisasi. Melalui bimtek ini, setiap instansi memiliki peluang nyata untuk meneguhkan perannya dalam mewujudkan birokrasi modern yang berorientasi pada pelayanan publik.

Segera lanjutkan membaca pembahasan berikutnya untuk memahami lebih detail bagaimana Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 dapat menjadi solusi strategis bagi lembaga Anda. Jangan tunda, karena transformasi birokrasi membutuhkan langkah nyata sekarang juga.

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025
Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

Tujuan Pelatihan Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  1. Meningkatkan pemahaman ASN terhadap regulasi terbaru dalam Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2024, sehingga peserta mampu mengimplementasikan prinsip akuntabilitas pemerintah secara profesional.
  2. Menguasai konsep dan praktik Computer Assisted Competency Test (CAT) BKN, termasuk teknik interpretasi hasil tes untuk pengambilan keputusan berbasis data.
  3. Memperkuat kompetensi teknis dan manajerial ASN melalui studi kasus, simulasi, dan praktik langsung, sehingga dapat diterapkan dalam pengelolaan SDM instansi secara efektif.
  4. Meningkatkan kemampuan merancang strategi penilaian kompetensi yang relevan dengan kebutuhan lembaga, mendukung pengembangan karier, dan memastikan penempatan pegawai sesuai kompetensi.
  5. Mendorong transparansi dan objektivitas dalam proses evaluasi pegawai, sehingga setiap hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan di tingkat internal dan eksternal.
  6. Meningkatkan kesiapan lembaga menghadapi audit dan pengawasan dengan menyusun dokumentasi penilaian yang sistematis dan sesuai standar nasional.
  7. Membangun kemampuan analisis data kompetensi ASN untuk mendukung perencanaan SDM, identifikasi potensi pegawai, dan pengambilan keputusan strategis.
  8. Memfasilitasi adaptasi ASN terhadap inovasi digital dalam pengelolaan penilaian kompetensi dan potensi, sejalan dengan tren modernisasi birokrasi.
  9. Meningkatkan kolaborasi antar-pejabat daerah dan pemangku kepentingan melalui pemahaman yang sama terkait penilaian kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas kinerja.

Materi Pelatihan Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  1. Pengenalan regulasi BKN terbaru – memahami Peraturan BKN 4/2024 dan implikasinya terhadap proses penilaian kompetensi.
  2. Prinsip dasar competency-based management – konsep manajemen berbasis kompetensi yang relevan dengan lembaga pemerintah.
  3. Teknik penyusunan dan pengelolaan CAT BKN – mulai dari input data, simulasi tes, hingga analisis hasil tes secara sistematis.
  4. Interpretasi hasil penilaian kompetensi – penggunaan indikator untuk evaluasi potensi pegawai dan rekomendasi pengembangan karier.
  5. Penyusunan strategi pengembangan SDM – integrasi hasil penilaian ke dalam perencanaan organisasi dan manajemen kinerja.
  6. Studi kasus dan simulasi praktik – peserta langsung mencoba sistem CAT, menganalisis hasil, dan menyusun laporan berbasis data.
  7. Transparansi dan akuntabilitas – penerapan prinsip good governance dalam penyelenggaraan penilaian kompetensi.
  8. Pemanfaatan teknologi dalam penilaian ASN – pengenalan tools dan aplikasi pendukung seperti sistem informasi HRM berbasis CAT (HRIS), dashboard, dan reporting tools.
  9. Kolaborasi antar-lembaga – membangun koordinasi efektif antar-pejabat daerah, ASN, dan pemangku kepentingan terkait penilaian kompetensi.
  10. Pengambilan keputusan berbasis data – analisis hasil penilaian untuk mendukung promosi, mutasi, dan pengembangan karier pegawai.
  11. Integrasi penilaian kompetensi dengan perencanaan strategis lembaga – memastikan hasil CAT mendukung tujuan organisasi jangka panjang.

Manfaat Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  • Manfaat praktis jangka pendek: peserta mampu melaksanakan dan mengelola CAT BKN secara efektif di instansi masing-masing, meningkatkan efisiensi dan akurasi proses penilaian.
  • Peningkatan tata kelola internal: pejabat Pemda memperoleh pemahaman jelas mengenai akuntabilitas, transparansi, dan standar evaluasi kompetensi ASN.
  • Kepatuhan terhadap regulasi: ASN, bendahara, dan pejabat pengadaan memahami persyaratan hukum dan prosedur resmi terkait penilaian kompetensi, meminimalisir risiko hukum.
  • Pengembangan karier pegawai: peserta dapat memanfaatkan hasil penilaian kompetensi untuk perencanaan karier yang tepat dan objektif.
  • Manfaat strategis jangka panjang: lembaga mampu menciptakan SDM berkualitas, mendukung akuntabilitas kinerja, dan meningkatkan daya saing institusi secara keseluruhan.
  • Peningkatan peluang kerja sama: mitra swasta dan lembaga pemerintah dapat menjalin kolaborasi lebih efektif karena standar kompetensi yang jelas dan terukur.
  • Keputusan berbasis data: seluruh proses penilaian mendukung pengambilan keputusan strategis yang transparan, akurat, dan berkelanjutan.

Narasumber Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  • Ahli pengembangan SDM pemerintah: narasumber berasal dari lembaga yang memiliki rekam jejak dalam manajemen kompetensi ASN dan penerapan CAT BKN.
  • Praktisi penilaian kompetensi berbasis teknologi: menguasai sistem HRIS dan dashboard evaluasi pegawai, memberikan panduan praktis sesuai kebutuhan instansi.
  • Pengamat regulasi ASN: memahami Peraturan BKN terbaru dan implikasinya terhadap tata kelola birokrasi, membantu peserta menghubungkan teori dengan praktik nyata.
  • Konsultan manajemen kinerja: berpengalaman dalam mendesain sistem penilaian kompetensi yang terintegrasi dengan perencanaan strategis organisasi.
  • Instruktur berpengalaman di lembaga pemerintah & swasta: mampu membimbing peserta dalam simulasi CAT dan interpretasi hasil secara profesional.

Dengan kombinasi narasumber yang kredibel dan berpengalaman, peserta dijamin belajar langsung dari pakar yang memahami tantangan nyata pengelolaan kompetensi ASN, sehingga transfer ilmu dan praktik dapat diterapkan secara efektif di instansi masing-masing.

Durasi & Metode Pelaksanaan Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  1. Durasi pelatihan: 2 hari efektif, total 16 jam pembelajaran, dibagi menjadi 4 sesi per hari, masing-masing sesi 2 jam 30 menit dengan istirahat 30 menit per sesi.
  2. Metode tatap muka (offline): berlangsung di aula atau ruang training instansi, memungkinkan interaksi langsung dengan narasumber berpengalaman dan peserta lain.
  3. Metode daring (online): menggunakan platform video conference modern yang mendukung interaksi real-time, berbagi materi, simulasi CAT BKN, serta diskusi kelompok virtual.
  4. Metode hybrid: kombinasi offline & online, memberi fleksibilitas peserta untuk mengikuti sesi sesuai kebutuhan dan lokasi, tetap menjaga kualitas interaksi serta efektivitas pembelajaran.
  5. Persiapan teknis peserta: membawa laptop minimal spek i5, koneksi internet stabil untuk sesi online, dan menginstal aplikasi CAT BKN serta tools pendukung seperti HRIS atau dashboard evaluasi pegawai.

Contoh skenario: Hari pertama diisi sesi teori regulasi & praktik simulasi CAT online, hari kedua fokus diskusi kasus, analisis hasil, dan strategi implementasi di instansi masing-masing.

Output/Hasil yang Diperoleh Peserta

  • Mendapat sertifikat 32 JP yang diakui secara resmi.
  • Memahami regulasi terbaru Peraturan BKN 4/2024 dan implikasinya pada penilaian kompetensi ASN.
  • Mampu menyusun laporan penilaian kompetensi yang akuntabel dan berbasis data.
  • Menguasai strategi implementasi praktis CAT BKN di instansi masing-masing.
  • Memperluas jaringan profesional antar-pejabat daerah, ASN, dan pemangku kepentingan.

FAQ – Pertanyaan Umum Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  • Apa itu Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025?
    Pelatihan ini adalah program resmi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ASN dalam melaksanakan CAT BKN sesuai Peraturan BKN 4 Tahun 2024, termasuk analisis hasil dan implementasi praktis di instansi.
  • Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?
    Pejabat Pemda, ASN, bendahara, pejabat pengadaan, serta mitra swasta yang terlibat dalam manajemen SDM dan penilaian kompetensi, untuk meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme.
  • Berapa lama durasi pelatihan?
    Pelatihan berlangsung 2 hari efektif, total 16 jam, dengan sesi teori, simulasi CAT BKN, dan praktik analisis hasil yang komprehensif.
  • Metode pelaksanaan apa saja yang digunakan?
    Pelatihan menggunakan metode tatap muka (offline), daring (online), dan hybrid, sehingga fleksibel, interaktif, dan praktis untuk semua peserta.
  • Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
    Ya, setiap peserta yang mengikuti seluruh sesi akan memperoleh sertifikat resmi 32 JP yang dapat digunakan untuk pengembangan karier dan akreditasi instansi.
  • Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum mengikuti pelatihan?
    Peserta disarankan membawa laptop minimal spek i5, menginstal aplikasi CAT BKN, memastikan koneksi internet stabil untuk sesi daring, dan membaca regulasi terbaru BKN sebagai dasar pemahaman awal.
  • Apakah pelatihan ini relevan dengan kebutuhan instansi saya?
    Sangat relevan. Materi dan praktik disesuaikan dengan kebutuhan ASN dan pejabat daerah, membantu memastikan penilaian kompetensi berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung strategi organisasi.

Kesimpulan

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 adalah langkah strategis bagi instansi pemerintah dan mitra terkait untuk meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas SDM. Dengan durasi 2 hari, metode fleksibel (offline, online, hybrid), materi komprehensif, serta narasumber berpengalaman, peserta memperoleh pemahaman regulasi terbaru, keterampilan praktis, dan strategi implementasi CAT BKN yang dapat langsung diterapkan.

Urgensi mengikuti pelatihan Penilaian Kompetensi ASN 2025 ini semakin tinggi seiring tuntutan transparansi, akuntabilitas, dan modernisasi birokrasi. Investasi waktu dan sumber daya untuk mengikuti bimtek ini akan memberikan manfaat nyata: peningkatan kinerja instansi, keputusan berbasis data, dan pengembangan kompetensi ASN yang berkelanjutan. Segera pertimbangkan kesempatan ini untuk memperkuat kapasitas organisasi dan membangun jaringan profesional yang relevan.

Tempat/Kota Pelaksanaan Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025

  • Jakarta: Pelatihan berlangsung di hotel dan pusat konferensi strategis, lengkap fasilitas ruang tatap muka dan akses online. Cocok bagi ASN pusat dan pejabat Pemda Jabodetabek.
  • Bandung: Aula pelatihan modern dengan teknologi CAT BKN dan simulasi interaktif, mendukung peserta dari Jawa Barat dan sekitarnya.
  • Yogyakarta: Pelaksanaan di pusat pelatihan berbasis akademik, memadukan teori dan praktik dengan suasana kondusif untuk diskusi kasus ASN.
  • Malang: Fasilitas lengkap untuk tatap muka & hybrid, peserta dari instansi Pemda Jatim mendapatkan pengalaman praktis langsung.
  • Surabaya: Lokasi strategis dekat pusat pemerintah, mendukung integrasi praktik CAT BKN dan analisis data kompetensi ASN secara profesional.
  • Bali: Pelatihan digelar di resort & convention center, ideal untuk sesi hybrid dengan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
  • Lombok: Fokus pada sesi praktek dan simulasi CAT, memberikan pengalaman belajar intensif bagi pejabat daerah NTB.
  • Batam: Kota transit strategis untuk peserta Sumatera, dilengkapi fasilitas online & offline, memungkinkan kolaborasi lintas instansi.
  • Medan: Pelatihan di hotel & ruang konferensi modern, memfasilitasi pejabat Pemda Sumatera Utara mengikuti strategi kompetensi ASN 2025.
  • Makassar: Lokasi pelatihan di pusat kota, mengkombinasikan materi teori, simulasi CAT, dan praktik langsung untuk peserta Sulawesi.
  • Kota lainnya: Fasilitas fleksibel disesuaikan dengan permintaan instansi, metode hybrid memungkinkan pelatihan lintas wilayah tetap efektif.

Setiap kota menyediakan fasilitas yang mendukung seluruh kegiatan pelatihan: sesi teori, praktik simulasi CAT BKN, analisis hasil kompetensi, diskusi kasus, dan strategi implementasi, agar peserta memperoleh pemahaman komprehensif dan siap diterapkan di instansi masing-masing.

Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 – Strategi Profesional Computer Assisted Competency Test BKN

Saatnya Perkuat tata kelola kelembagaan, kompetensi, dan kapabilitas SDM melalui program yang tepat sasaran. Bimtek Penilaian Kompetensi ASN 2025 – Strategi Profesional Computer Assisted Competency Test BKNΒ dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata instansi pemerintah maupun sektor korporasi.

Disusun selaras dengan regulasi terbaru dan dipandu oleh narasumber berpengalaman, pelatihan ini dirancang dengan metode aplikatif sehingga hasilnya dapat langsung diterapkan di lapangan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam budaya kerja, tata kelola, dan profesionalisme organisasi.

Bukan sekadar pelatihan, melainkan momentum transformasi kelembagaan. Bersama Penapelatihan.id, setiap program adalah investasi strategis untuk membangun SDM adaptif dan sistem kerja akuntabel, sekaligus pijakan menuju organisasi yang lebih kokoh, transparan, dan berdaya saing β€” bersama mitra nasional terpercaya dalam peningkatan kinerja dan profesionalisme aparatur maupun tenaga korporasi. Klik! Untuk melihat Jadwal Pelatihan terbaru di sini.Β 

Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini:

πŸ’° Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi

Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:

🏨 1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel

πŸ’΅ Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
βœ… Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2xΒ 

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan (foto/video)

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

  • Antar jemput bandara (khusus rombongan β‰₯8 orang)

🏒 2. Paket Bimtek Non Akomodasi

πŸ’΅ Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2x

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

πŸ’» 3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)

πŸ’΅ Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari

  • Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital

  • Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)

  • Rekaman video kelas (on-demand)

  • Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)

🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound

Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
πŸ“Œ Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.

Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
πŸ“± 0822-4551-1510Β 
πŸ“§ info@penapelatihan.idΒ 

πŸ’³ Cara Pembayaran

Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:

  1. Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi

  2. Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA

 

Scroll to Top