penapelatihan.id

πŸ”΅ Bimtek Pemerintah & ASN   β€’   Pelatihan BUMN & BUMD   β€’   Corporate Training & Industry   β€’   Academic, Research & Development   β€’   Program Kompetensi 2026   β€’  Pelatihan implementatif untuk SPBE, SIPD, Pengadaan, Leadership, AI, GRC, Asset Management, dan Metodologi Penelitian
Office : 18 Office Park Building, 21th Floor Unit C Jl. TB Simatupang No. 18, Pasar Minggu Jakarta Selatan, 12520
Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025

Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP

Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP

Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 dengan strategi efektif & akuntabel menuju Opini WTP

Keuangan Berbasis Akrual 2025 menjadi salah satu isu strategis yang terus mendapatkan perhatian besar, terutama bagi instansi pemerintah daerah, kementerian/lembaga, hingga unit kerja yang berkewajiban menyajikan laporan keuangan secara akuntabel. Tuntutan untuk memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak hanya sekadar prestasi administratif, tetapi juga menjadi ukuran kredibilitas, tata kelola, dan integritas pengelolaan anggaran publik. Dalam konteks kebijakan keuangan tahun 2025, urgensi penerapan laporan berbasis akrual semakin mengemuka sebagai bagian dari regulasi nasional dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas.

Pada kenyataannya, banyak organisasi perangkat daerah maupun lembaga pemerintah masih menghadapi berbagai kendala teknis dan substantif. Mulai dari keterbatasan pemahaman teknis aparat, lemahnya penyelarasan sistem informasi keuangan, hingga adanya perbedaan interpretasi regulasi yang berlaku. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidakpastian dalam penyusunan laporan, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas hasil audit, sehingga target Opini WTP sulit tercapai secara konsisten. Di sinilah pentingnya pelatihan atau Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 yang dirancang khusus untuk memberikan solusi komprehensif.

Problem: Tantangan Menuju Opini WTP 2025

Regulasi terbaru di bidang pengelolaan keuangan daerah dan keuangan negara menegaskan bahwa penerapan basis akrual merupakan standar wajib yang tidak bisa ditawar lagi. Namun, implementasi di lapangan sering kali menghadapi kendala. Aparatur pemerintah, khususnya di tingkat daerah, sering terbentur keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknis akrual secara mendalam. Tidak jarang, laporan keuangan masih menggunakan pola kas menuju akrual tanpa sepenuhnya memenuhi prinsip pengakuan, pengukuran, dan penyajian berbasis akrual.

Selain itu, adanya perbedaan sistem pencatatan antara unit keuangan, bendahara, dan pejabat penatausahaan keuangan (PPK) sering menimbulkan kesenjangan informasi. Hasilnya, laporan yang dihasilkan rawan terjadi salah saji material yang berimplikasi pada penurunan opini audit. Hal ini jelas menjadi penghalang utama bagi instansi pemerintah yang ingin meraih Opini WTP 2025. Ditambah lagi, tekanan publik terhadap transparansi semakin besar, di mana masyarakat kini menuntut keterbukaan pengelolaan anggaran, khususnya di sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan BLUD/RSUD.

Solusi: Strategi Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025

Untuk menjawab tantangan tersebut, program Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 hadir dengan pendekatan yang menyeluruh, menggabungkan aspek regulasi, praktik teknis, hingga strategi implementasi yang realistis. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan studi kasus, simulasi penyusunan laporan, serta pembaruan kebijakan terkini. Dengan demikian, peserta tidak sekadar mengetahui konsep, melainkan mampu mengaplikasikannya dalam konteks kerja sehari-hari.

Materi dalam bimtek ini akan berfokus pada teknik penyusunan laporan keuangan akrual, pemetaan akun sesuai standar akuntansi pemerintah (SAP), hingga rekonsiliasi data keuangan lintas unit. Selain itu, peserta akan diarahkan untuk memahami bagaimana penyajian laporan akrual dapat memperkuat posisi organisasi dalam meraih Opini WTP. Dengan kata lain, bimtek ini adalah solusi strategis yang menjembatani kesenjangan antara regulasi, praktik teknis, dan tuntutan akuntabilitas publik.

Urgensi: Kenapa Harus Mengikuti Sekarang?

Memasuki tahun anggaran 2025, kebijakan pengelolaan keuangan pemerintah semakin ketat, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan publik. Regulasi menekankan bahwa setiap instansi wajib menyajikan laporan berbasis akrual sebagai bentuk pertanggungjawaban yang lebih komprehensif. Ketidakmampuan dalam memenuhi standar ini akan berdampak serius, baik dari sisi opini audit maupun kepercayaan publik. Tidak sedikit kepala daerah maupun pimpinan instansi yang menjadikan pencapaian Opini WTP sebagai target kinerja utama yang harus dicapai setiap tahun.

Penting dipahami, Opini WTP 2025 tidak dapat diraih hanya dengan dokumentasi administratif. Dibutuhkan integrasi sistem, konsistensi pencatatan, dan keterampilan teknis aparat yang solid. Inilah mengapa mengikuti Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 menjadi langkah strategis yang tidak bisa ditunda. Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai standar akuntansi pemerintah, teknik penyajian laporan akrual, serta cara meminimalisasi potensi salah saji material.

Selain itu, urgensi lain yang mendesak adalah adanya evaluasi rutin dari BPK dan Kementerian Dalam Negeri yang kini lebih detail dalam menilai kepatuhan pelaporan keuangan. Keterlambatan atau ketidaksesuaian dalam penyajian laporan akan menjadi catatan yang dapat memengaruhi kredibilitas daerah. Oleh karena itu, meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan akrual merupakan jawaban atas tantangan regulasi dan sekaligus strategi efektif untuk memastikan keberhasilan tata kelola keuangan daerah.

Perspektif Regulasi, Akuntabilitas, dan Transparansi

Dalam kerangka kebijakan nasional, penerapan laporan keuangan berbasis akrual sejalan dengan Undang-Undang Keuangan Negara, Peraturan Pemerintah tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, serta pedoman teknis dari Kementerian Keuangan dan BPK. Regulasi-regulasi tersebut menuntut instansi tidak hanya sekadar menyusun laporan, tetapi juga memastikan bahwa laporan tersebut menggambarkan kondisi keuangan yang sesungguhnya. Artinya, prinsip transparansi dan akuntabilitas tidak lagi bersifat pilihan, melainkan kewajiban hukum yang mengikat.

Pada titik ini, keberadaan Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan praktik di lapangan dengan tuntutan regulasi. Pelatihan ini juga dirancang untuk mengedepankan pendekatan human-centered, di mana peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi juga diajak memahami kebutuhan praktis dalam mengelola laporan keuangan. Dengan pendekatan seperti ini, maka kompetensi yang diperoleh tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.

Kesimpulan & Arah Selanjutnya

Menghadapi kompleksitas kebijakan keuangan publik di tahun 2025, instansi pemerintah tidak memiliki pilihan lain selain memperkuat kemampuan aparaturnya dalam penyusunan laporan berbasis akrual. Bimtek ini hadir sebagai solusi praktis yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan menuju Opini WTP. Dengan pemahaman regulasi, keterampilan teknis, dan strategi implementasi yang tepat, peluang untuk meraih opini terbaik dari BPK akan semakin terbuka lebar.

Jika instansi Anda ingin memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan kredibel di mata publik, maka Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 merupakan pilihan tepat yang harus dipertimbangkan sejak sekarang. Melanjutkan membaca artikel ini akan membantu Anda memahami tujuan, materi, hingga narasumber pelatihan yang akan memperkuat kesiapan instansi dalam menghadapi audit dan memperoleh Opini WTP 2025.

Catatan: Informasi lebih lanjut mengenai standar akuntansi pemerintah dapat diakses melalui BPK RI sebagai referensi resmi.

Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025
Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025

Tujuan Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Menuju Opini WTP

Program Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 disusun dengan tujuan spesifik dan terukur untuk memperkuat kapasitas ASN, pejabat daerah, serta pemangku kepentingan terkait dalam penyusunan laporan keuangan yang akuntabel. Berikut sembilan tujuan utama pelatihan ini:

  1. Meningkatkan pemahaman regulasi terbaru terkait standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual, sehingga peserta mampu menyesuaikan penyusunan laporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku di tahun 2025.
  2. Membekali keterampilan teknis dalam pencatatan, pengukuran, dan penyajian laporan keuangan berbasis akrual yang tepat, sehingga mengurangi potensi salah saji material.
  3. Menguatkan kompetensi ASN dan pejabat pengelola keuangan daerah dalam melakukan rekonsiliasi data lintas unit, misalnya antara bendahara pengeluaran dengan pejabat penatausahaan keuangan.
  4. Mendorong budaya akuntabilitas melalui penyusunan laporan yang transparan, sehingga publik dapat menilai kredibilitas instansi dengan jelas.
  5. Mengoptimalkan penggunaan sistem informasi keuangan untuk mendukung laporan berbasis akrual yang terintegrasi, baik di tingkat daerah maupun pusat.
  6. Menyelaraskan peran bendahara, auditor, dan pejabat pengadaan dalam kerangka pelaporan akrual, sehingga koordinasi semakin efektif menuju Opini WTP.
  7. Memberikan contoh nyata penyusunan laporan akrual dari kasus daerah yang berhasil meraih Opini WTP, sebagai pembelajaran praktis bagi peserta.
  8. Meningkatkan kualitas audit readiness sehingga laporan keuangan yang disusun siap diuji oleh BPK dengan tingkat kepatuhan tinggi.
  9. Menumbuhkan kesadaran urgensi bahwa capaian Opini WTP bukan sekadar target administratif, melainkan simbol integritas dan tata kelola yang profesional.

Dengan tujuan tersebut, pelatihan ini menegaskan pentingnya kesiapan instansi menghadapi tuntutan audit dan regulasi. Rujukan regulasi dapat dilihat melalui Kementerian Keuangan sebagai dasar penguatan praktik akrual.

Materi Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025

Agar peserta memahami secara komprehensif, Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 menyajikan materi terstruktur yang relevan dengan kebutuhan pejabat daerah, ASN, bendahara, auditor, serta mitra swasta. Berikut sebelas materi utama yang akan dibahas:

1. Landasan Regulasi & Kebijakan Nasional

  • Memahami peraturan pemerintah, standar akuntansi pemerintahan (SAP), serta pedoman akuntansi berbasis akrual.
  • Analisis kebijakan keuangan 2025 terkait tuntutan transparansi dan akuntabilitas.

2. Konsep Dasar Laporan Keuangan Akrual

  • Perbedaan basis kas dan basis akrual.
  • Penerapan prinsip pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan dalam laporan akrual.

3. Penyusunan Neraca Berbasis Akrual

  • Teknik pencatatan aset, kewajiban, dan ekuitas.
  • Studi kasus neraca instansi pemerintah daerah.

4. Laporan Operasional & Perubahan Ekuitas

  • Format standar laporan operasional berbasis akrual.
  • Relevansi laporan perubahan ekuitas dalam menilai kinerja organisasi.

5. Laporan Arus Kas & Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)

  • Metode langsung dan tidak langsung dalam penyusunan arus kas.
  • Teknik menyusun CaLK agar sesuai standar akuntansi pemerintah.

6. Rekonsiliasi Data Keuangan Lintas Unit

  • Penyelarasan data antara bendahara, PPK, dan pejabat pengadaan.
  • Penerapan sistem informasi akuntansi daerah.

7. Implementasi Sistem Informasi Keuangan

  • Pemanfaatan aplikasi SIPD dan SIMDA Keuangan.
  • Pentingnya integrasi teknologi dalam pelaporan berbasis akrual.

8. Strategi Audit Readiness

  • Persiapan menghadapi audit BPK.
  • Checklist dokumen yang wajib disiapkan.

9. Studi Kasus Daerah Peraih Opini WTP

  • Pembahasan praktik terbaik (best practice).
  • Pelajaran yang bisa direplikasi oleh instansi lain.

10. Simulasi Penyusunan Laporan Akrual

  • Latihan langsung membuat laporan akrual berbasis data riil.
  • Pembahasan kesalahan umum dan cara menghindarinya.

11. Strategi Menuju Opini WTP 2025

  • Perencanaan strategis dalam penyajian laporan keuangan.
  • Langkah integratif yang harus dilakukan oleh instansi pemerintah.

Materi ini diperkaya dengan penggunaan tools resmi seperti SIMDA Keuangan dan SIPD, sehingga pembahasan bersifat praktis dan aplikatif. Rujukan tambahan dapat diperoleh melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan yang berhubungan erat dengan laporan keuangan daerah.

Manfaat Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025

Dengan mengikuti Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025, peserta akan memperoleh manfaat praktis maupun strategis yang langsung berdampak pada kinerja instansi maupun organisasi.

Manfaat Praktis (Jangka Pendek)

  • Peningkatan keterampilan teknis dalam menyusun laporan akrual sesuai SAP, sehingga laporan keuangan lebih rapi dan akurat.
  • Efisiensi proses kerja melalui penerapan sistem informasi keuangan yang terintegrasi, mengurangi duplikasi data dan kesalahan pencatatan.
  • Siap menghadapi audit BPK dengan kelengkapan dokumen dan standar penyusunan laporan yang sesuai regulasi.

Manfaat Strategis (Jangka Panjang)

  • Peningkatan kepercayaan publik karena laporan keuangan yang disajikan transparan dan akuntabel.
  • Kepastian hukum dan kepatuhan regulasi bagi ASN, bendahara, dan pejabat pengadaan, sehingga mengurangi risiko temuan audit.
  • Penguatan tata kelola keuangan daerah yang mendukung tercapainya kinerja organisasi secara berkelanjutan.
  • Kesempatan memperkuat daya saing bagi mitra swasta melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah yang kredibel.

Narasumber Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025

Kualitas pelatihan ini diperkuat dengan kehadiran narasumber yang memiliki kompetensi tinggi, berasal dari kalangan profesional dan praktisi yang berpengalaman. Kredibilitas narasumber memastikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga wawasan aplikatif.

  • Pakar akuntansi pemerintahan dengan pengalaman dalam penyusunan regulasi dan implementasi laporan akrual.
  • Auditor senior BPK dan BPKP yang memahami secara mendalam aspek pemeriksaan laporan keuangan menuju Opini WTP.
  • Praktisi pengelolaan keuangan daerah yang terlibat langsung dalam penyusunan laporan akrual di berbagai pemerintah daerah.
  • Konsultan sistem informasi keuangan yang berpengalaman dalam implementasi SIPD dan SIMDA Keuangan.
  • Narasumber akademisi dari perguruan tinggi terkemuka yang fokus pada riset akuntansi sektor publik.

Dengan dukungan narasumber yang berkompeten, peserta diyakinkan bahwa Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 ini merupakan kesempatan belajar langsung dari praktisi dan pakar terpercaya di bidangnya.

Durasi & Metode Pelaksanaan

Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP dirancang dengan durasi dan metode pelaksanaan yang profesional agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang efektif dan relevan. Berikut penjelasannya:

  1. Durasi 2 Hari Intensif – Pelatihan berlangsung selama 2 hari penuh, mencakup total 16 jam pembelajaran efektif yang dibagi dalam 4 sesi utama.
  2. Pembagian Sesi – Hari pertama fokus pada konsep dasar, regulasi, dan praktik penyusunan laporan keuangan berbasis akrual. Hari kedua diarahkan pada studi kasus, aplikasi sistem informasi, dan strategi menuju Opini WTP.
  3. Metode Tatap Muka (Offline) – Diselenggarakan di hotel berbintang di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan, dengan fasilitas lengkap yang mendukung proses pembelajaran interaktif.
  4. Metode Daring (Online) – Peserta dapat mengikuti melalui platform resmi seperti Zoom/Google Meet. Dibutuhkan perangkat laptop/PC, koneksi internet stabil, dan ruang kerja kondusif.
  5. Metode Hybrid – Kombinasi daring dan luring untuk memberikan fleksibilitas, sehingga peserta tetap dapat berinteraksi langsung dengan narasumber profesional meskipun tidak hadir di lokasi.

Dengan metode pelaksanaan yang variatif, peserta dipastikan mendapatkan materi yang terstruktur dan pengalaman belajar langsung dari narasumber berpengalaman.

FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa itu Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025?

Bimtek ini adalah pelatihan profesional yang membahas strategi penyusunan laporan keuangan berbasis akrual untuk mendukung instansi pemerintah daerah dalam mencapai Opini WTP sesuai regulasi terbaru tahun 2025.

2. Siapa saja yang wajib mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini ditujukan bagi ASN, pejabat Pemda, bendahara, pejabat pengadaan, hingga mitra swasta yang terlibat dalam pengelolaan keuangan berbasis akrual 2025.

3. Apa manfaat utama dari pelatihan ini?

Peserta akan memperoleh pemahaman regulasi terkini, keterampilan teknis penyusunan laporan, serta strategi praktis menuju Opini WTP yang akuntabel dan transparan.

4. Bagaimana metode pelaksanaannya?

Bimtek dapat diikuti secara tatap muka (offline), daring (online), maupun hybrid, dengan total durasi 2 hari intensif dan materi lengkap sesuai kebutuhan instansi.

5. Apakah peserta akan mendapat sertifikat resmi?

Ya, setiap peserta yang mengikuti penuh akan memperoleh sertifikat resmi yang dapat digunakan sebagai bukti peningkatan kompetensi sesuai standar akuntabilitas keuangan daerah.

6. Apakah tersedia studi kasus nyata?

Tentu. Narasumber akan menyajikan studi kasus nyata terkait penyusunan laporan keuangan berbasis akrual dan strategi menuju Opini WTP yang sesuai kebijakan 2025.

Kesimpulan

Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP hadir sebagai jawaban atas kebutuhan instansi pemerintah daerah dalam menghadapi tuntutan regulasi terbaru dan standar akuntabilitas yang semakin ketat. Dengan durasi intensif, materi komprehensif, serta narasumber berpengalaman, pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami secara mendalam penyusunan laporan keuangan berbasis akrual sekaligus menyiapkan strategi praktis meraih Opini WTP.

Urgensi mengikuti pelatihan ini tidak hanya terletak pada kepatuhan regulasi, namun juga pada peningkatan profesionalisme, transparansi, dan daya saing instansi di era tata kelola keuangan daerah 2025. Oleh karena itu, mengikuti Bimtek ini merupakan langkah strategis yang akan memberikan dampak nyata bagi kinerja organisasi Anda.

Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkuat kompetensi dan memastikan instansi Anda siap menghadapi tantangan akuntabilitas keuangan 2025. Mari bersama-sama menuju Opini WTP dengan strategi yang lebih terarah dan profesional.

Tempat & Kota Pelaksanaan

Bimtek Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP dilaksanakan di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan peserta dari berbagai daerah. Lokasi dipilih secara strategis dengan fasilitas memadai, baik untuk pelatihan tatap muka maupun hybrid.

  • Jakarta – Pusat pemerintahan dan bisnis nasional.
  • Bandung – Kota pendidikan dengan akses transportasi mudah.
  • Yogyakarta – Sentra akademik dan budaya.
  • Malang – Lingkungan akademis dan pusat inovasi daerah.
  • Surabaya – Kota metropolitan dengan fasilitas pelatihan modern.
  • Bali – Destinasi internasional dengan suasana kondusif belajar.
  • Lombok – Kota wisata yang mendukung kegiatan resmi dan edukatif.
  • Batam – Pintu gerbang internasional kawasan barat Indonesia.
  • Medan – Kota besar di Sumatera dengan akses luas.
  • Makassar – Pusat perekonomian dan pendidikan di Indonesia Timur.

Selain kota-kota utama di atas, pelatihan juga dapat diselenggarakan di kota lain sesuai kebutuhan instansi peserta. Dengan begitu, setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk memperkuat kapasitas menuju Opini WTP 2025.Β 

Pelatihan Keuangan Berbasis Akrual 2025 Menuju Opini WTP bagi ASN dan Pemerintah Daerah

Saatnya memperkuat tata kelola dan kapabilitas SDM melalui pelatihan yang tepat guna. Program Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual 2025 – Strategi Menuju Opini WTP dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata di instansi Anda. Disusun berbasis regulasi terbaru dan disampaikan oleh narasumber ahli, pelatihan ini dirancang untuk mendukung penerapan langsung di lapangan.
Wujudkan sistem kerja yang akuntabel dan SDM yang adaptif bersama Penapelatihan.id β€” mitra nasional peningkatan kinerja kelembagaan. Klik! https://penapelatihan.id/informasi-jadwal/ Untuk melihat jadwal terbaru.Β 

Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini: Training GIS Terintegrasi 2025

πŸ’° Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi

Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:

🏨 1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel

πŸ’΅ Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
βœ… Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2xΒ 

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan (foto/video)

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

  • Antar jemput bandara (khusus rombongan β‰₯8 orang)

🏒 2. Paket Bimtek Non Akomodasi

πŸ’΅ Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Pelatihan intensif selama 2 hari

  • Tanda peserta resmi

  • Tas eksklusif

  • Coffee break 2x dan lunch 2x

  • Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)

  • Flashdisk 8 GB berisi materi

  • Dokumentasi kegiatan

  • Sertifikat resmi PENA Pelatihan

πŸ’» 3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)

πŸ’΅ Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)

Fasilitas:

  • Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari

  • Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital

  • Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)

  • Rekaman video kelas (on-demand)

  • Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)

🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound

Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
πŸ“Œ Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.

Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
πŸ“± 0822-4551-1510Β 
πŸ“§ info@penapelatihan.idΒ 

πŸ’³ Cara Pembayaran

Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:

  1. Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi

  2. Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA

 

Scroll to Top