Pelatihan Strategis Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 untuk Pengadaan Efektif Pemerintah
Bimtek Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025: Strategi Efektif Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 menjadi langkah krusial bagi setiap instansi pemerintah yang ingin meningkatkan efektivitas pengadaan barang dan jasa secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam era digitalisasi pengadaan publik, kompleksitas prosedur, ketidaksesuaian dokumen, dan lambatnya proses verifikasi menjadi tantangan nyata bagi banyak lembaga. Hambatan ini tidak hanya menunda kinerja organisasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko hukum, reputasi, dan ketidakefisienan anggaran yang signifikan. Masalah seperti ketidakakuratan data vendor, kesalahan dalam penentuan spesifikasi produk, serta minimnya monitoring dapat menimbulkan kerugian finansial dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.
Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 hadir sebagai solusi strategis yang komprehensif. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme operasional E-Katalog, alur pengadaan, serta cara memanfaatkan fitur digital secara maksimal. Peserta akan memperoleh keahlian praktis untuk menavigasi aplikasi INAPROC, memahami ketentuan terbaru terkait pengadaan publik, dan menerapkan prinsip akuntabilitas serta transparansi dalam setiap tahap pengadaan. Pendekatan human-centered memastikan materi disampaikan secara relevan dan mudah diaplikasikan di lingkungan kerja nyata, sehingga peserta mampu langsung meningkatkan efisiensi dan kualitas pengadaan di lembaga masing-masing.
Urgensi mengikuti pelatihan ini semakin tinggi karena regulasi terbaru menekankan pentingnya proses pengadaan berbasis elektronik. Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta pedoman dari Lembaga Kebijakan Pengadaan menyebutkan bahwa setiap instansi wajib memastikan seluruh proses pengadaan dapat dilaksanakan secara terdokumentasi dan elektronik. Kegagalan menguasai sistem E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 dapat menimbulkan risiko kesalahan administratif, penyalahgunaan anggaran, dan hambatan dalam mencapai target kinerja. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta tidak hanya mengurangi risiko tersebut tetapi juga menyiapkan organisasi untuk menghadapi audit internal dan eksternal dengan lebih efisien.
Selain regulasi, pelatihan ini menekankan pendekatan praktis dan langsung aplikatif. Modul disusun berdasarkan skenario nyata, termasuk simulasi transaksi, studi kasus pengelolaan vendor, dan tips optimalisasi fitur E-Katalog untuk efisiensi maksimal. Peserta belajar memahami alur verifikasi, pemilihan produk sesuai spesifikasi, hingga monitoring kinerja vendor dengan lebih sistematis. Pendekatan ini memastikan keahlian yang diperoleh bersifat transformatif, langsung berdampak pada produktivitas dan profesionalisme tim pengadaan. Penguasaan fitur digital modern akan mempermudah pengambilan keputusan yang cepat dan akurat, sekaligus mendukung strategi pengadaan berbasis data.
Dalam konteks transparansi dan akuntabilitas, E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 berperan sebagai alat kontrol internal yang efektif. Setiap transaksi dapat ditelusuri mulai dari pemilihan barang, penawaran harga, hingga persetujuan akhir. Pelatihan menekankan cara memanfaatkan data digital untuk membuat laporan pengadaan yang akurat, meminimalkan kesalahan manual, dan memenuhi standar audit. Hal ini secara langsung mendukung peningkatan kinerja lembaga serta memperkuat integritas setiap proses yang dijalankan. Dengan pemahaman yang tepat, peserta dapat memastikan setiap pengadaan sesuai dengan pedoman good governance dan prinsip akuntabilitas publik.
Perubahan cepat dalam teknologi pengadaan juga menambah urgensi pelatihan ini. E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 menghadirkan fitur baru dan integrasi lebih baik dengan sistem keuangan serta manajemen aset pemerintah. Instansi yang belum menguasai versi terbaru berisiko tertinggal dalam hal efisiensi, monitoring, dan pelaporan. Investasi waktu untuk mengikuti pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap relevan, adaptif, dan mampu memenuhi tuntutan modernisasi pengadaan publik. Kompetensi peserta akan meningkat secara signifikan, memungkinkan mereka menavigasi proses pengadaan kompleks dengan percaya diri.
Pelatihan juga menekankan pendekatan human-centered, melatih peserta untuk berpikir kritis, mengantisipasi potensi hambatan, dan mengambil keputusan berbasis data. Gabungan pemahaman regulasi, penguasaan teknis aplikasi, dan mindset profesional menjadikan program ini pengalaman belajar komprehensif dan aplikatif. Setiap pengelola pengadaan yang menguasai alur ini dapat memastikan efektivitas, efisiensi, dan akurasi dalam semua proses, sekaligus memperkuat kinerja tim dan organisasi secara keseluruhan.
Dalam proses pembelajaran, peserta diberikan referensi resmi dan sumber terpercaya, termasuk link eksternal seperti Wikipedia tentang Elektronik, untuk memperluas pemahaman konteks digitalisasi pengadaan. Pendekatan ini memperkuat perspektif peserta, memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang transformasi digital di sektor publik, dan mendukung aplikasi praktis di lapangan. Integrasi teori dan praktik menjadikan pelatihan ini unggul dibandingkan program sejenis yang hanya fokus pada konsep atau fitur teknis semata.
Urgensi dan relevansi pelatihan semakin diperkuat dengan tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi. Laporan pengadaan harus transparan, akurat, dan memenuhi standar audit. Pelatihan memberikan kemampuan menyusun laporan pengadaan, memahami audit trail, dan mengoptimalkan fitur monitoring dalam E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025. Dengan demikian, organisasi tidak hanya patuh pada regulasi tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik dan stakeholder terhadap kinerja lembaga. Kompetensi yang diperoleh peserta akan memperkuat profesionalisme tim dan mempermudah pengawasan internal.
Selain itu, pelatihan memberikan wawasan praktis terkait manajemen risiko dalam pengadaan, termasuk strategi mitigasi kesalahan, identifikasi risiko vendor, dan pemantauan kontrak. Peserta belajar bagaimana mengintegrasikan sistem digital dengan prosedur manual secara efektif, sehingga setiap proses pengadaan dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan kepatuhan terhadap regulasi. Hal ini membekali peserta dengan skill yang aplikatif, relevan, dan mendukung tujuan strategis organisasi.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mampu memahami seluk-beluk E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025, menguasai alur pengadaan, dan menerapkan prinsip akuntabilitas serta transparansi secara konsisten. Penekanan pada praktik langsung, studi kasus, dan simulasi transaksi memastikan peserta siap menghadapi tantangan nyata di lapangan. Kompetensi ini akan menjadi aset strategis bagi organisasi dalam meningkatkan efisiensi pengadaan, meminimalkan risiko, dan memenuhi tuntutan regulasi terbaru.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menguasai Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 dan meningkatkan kinerja pengadaan barang/jasa pemerintah Anda. Pelatihan ini memberikan fondasi kuat untuk efisiensi, transparansi, dan profesionalisme. Teruskan membaca untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana program ini dapat mengubah cara instansi Anda mengelola pengadaan secara digital dan efektif, sekaligus menyiapkan tim pengadaan yang adaptif dan siap menghadapi tuntutan modernisasi publik.

Tujuan Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025
- Meningkatkan pemahaman peserta terkait mekanisme Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 secara lengkap, termasuk alur pengadaan, regulasi, dan fitur digital, agar ASN dan pejabat daerah mampu mengelola pengadaan secara profesional dan efisien.
- Memberikan keterampilan praktis dalam mengoperasikan sistem E-Katalog, termasuk pemilihan vendor, penentuan spesifikasi barang, dan monitoring transaksi, sehingga peserta dapat menerapkan praktik terbaik langsung di instansi masing-masing.
- Memperkuat kompetensi dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi pengadaan publik, sesuai dengan regulasi terbaru dan standar audit, sehingga mengurangi risiko penyalahgunaan anggaran dan kesalahan administratif.
- Mendorong kemampuan peserta dalam membuat laporan pengadaan berbasis digital yang akurat dan terdokumentasi dengan baik, mendukung tata kelola instansi yang baik dan profesional.
- Menumbuhkan pemahaman human-centered approach dalam pengadaan, sehingga proses implementasi E-Katalog lebih relevan, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna akhir.
- Meningkatkan kesadaran peserta terhadap regulasi dan pedoman pemerintah terbaru, termasuk integrasi dengan sistem keuangan dan manajemen aset, agar pengadaan dapat dilakukan sesuai hukum dan kebijakan resmi.
- Mengasah kemampuan identifikasi risiko dalam proses pengadaan, seperti keterlambatan vendor atau ketidaksesuaian dokumen, dengan strategi mitigasi yang praktis dan aplikatif.
- Memberikan wawasan tentang best practices pengadaan elektronik di instansi pemerintah dan pemanfaatan E-Katalog Versi 6 INAPROC untuk efisiensi biaya dan waktu.
- Memfasilitasi pemahaman integrasi data digital untuk pengambilan keputusan berbasis bukti, mendukung akurasi, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan pengadaan publik secara keseluruhan. Referensi regulasi
Materi Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025
- Pengenalan E-Katalog Versi 6 INAPROC – Memahami sejarah, perkembangan, dan fitur utama E-Katalog, serta relevansi dengan digitalisasi pengadaan publik.
- Regulasi dan Kebijakan Terkini – Mendalami peraturan pengadaan barang/jasa pemerintah, akuntabilitas, dan transparansi, termasuk standar audit dan compliance terbaru.
- Alur Pengadaan Elektronik – Menjelaskan proses end-to-end dari pemilihan produk, pengajuan, verifikasi, hingga persetujuan transaksi dalam E-Katalog.
- Manajemen Vendor dan Kontrak – Teknik evaluasi, monitoring, dan mitigasi risiko vendor agar pengadaan berjalan lancar sesuai regulasi.
- Penggunaan Fitur Digital dan Tools – Praktik langsung penggunaan sistem, dashboard monitoring, reporting, serta integrasi dengan sistem keuangan dan manajemen aset pemerintah.
- Simulasi dan Studi Kasus – Latihan penerapan E-Katalog dalam skenario nyata, untuk memastikan peserta siap menghadapi tantangan di instansi masing-masing.
- Audit Trail dan Laporan Pengadaan – Cara membuat laporan digital yang akurat dan mudah diaudit, mendukung akuntabilitas dan transparansi.
- Efisiensi Anggaran dan Waktu – Strategi memanfaatkan E-Katalog untuk mengoptimalkan pengeluaran, waktu proses, dan efektivitas pengadaan.
- Peningkatan Kapasitas ASN – Pemberian keterampilan praktis untuk pejabat daerah dan bendahara dalam memproses pengadaan secara profesional.
- Integrasi dengan Sistem Lain – Menjelaskan bagaimana E-Katalog berinteraksi dengan aplikasi keuangan, manajemen aset, dan sistem pengawasan internal.
- Evaluasi dan Feedback Pelatihan – Menyediakan mekanisme evaluasi pembelajaran untuk memastikan implementasi materi di lapangan berhasil.
Manfaat Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025
- Praktis dan Langsung Diterapkan – Peserta mampu mengoperasikan E-Katalog Versi 6 INAPROC secara efisien, mengurangi kesalahan manual dan mempercepat proses pengadaan.
- Peningkatan Kepatuhan Regulasi – Memastikan setiap transaksi pengadaan sesuai dengan peraturan dan pedoman pemerintah, mendukung audit dan akuntabilitas lembaga.
- Efisiensi Anggaran – Strategi pengadaan berbasis data membantu penghematan biaya, optimasi belanja, dan meminimalkan pemborosan anggaran.
- Peningkatan Profesionalisme ASN – Memberikan skill praktis dan pemahaman regulasi untuk pejabat daerah, bendahara, dan pengelola pengadaan.
- Dukungan Kinerja Strategis – Penguasaan sistem E-Katalog membantu lembaga mencapai target kinerja dan tujuan strategis organisasi.
- Peluang Kerja Sama Mitra Swasta – Vendor lebih mudah memahami proses, meningkatkan kepercayaan, kepastian hukum, dan daya saing di pasar pemerintah.
- Transparansi dan Akuntabilitas – Membantu instansi membangun sistem pengadaan yang terbuka, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan publik.
Narasumber Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025
- Praktisi SIPD Berpengalaman – Ahli operasional sistem pengadaan digital, memberikan panduan praktis sesuai kondisi lapangan dan regulasi terbaru.
- Tim BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) – Menyajikan perspektif akuntabilitas, audit, dan kontrol internal untuk mendukung transparansi pengadaan.
- Akademisi dan Peneliti Kebijakan Publik – Memberikan wawasan regulasi, best practice pengadaan, dan strategi implementasi berbasis penelitian terkini.
- Praktisi Pengadaan dari Pemerintah Daerah – Berbagi pengalaman nyata dalam menghadapi tantangan pengadaan dan optimasi E-Katalog di tingkat daerah.
- Tenaga Ahli Teknologi Informasi – Memastikan peserta memahami integrasi sistem, dashboard monitoring, serta optimasi penggunaan aplikasi E-Katalog secara maksimal.
Dengan kombinasi narasumber yang kredibel dan berpengalaman, peserta belajar langsung dari praktisi dan pakar yang memahami tantangan nyata pengadaan publik, sehingga kompetensi yang diperoleh siap diterapkan di lapangan.
Durasi & Metode Pelaksanaan Pelatihan
- Durasi Pelatihan – Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 berlangsung selama 2 hari, dengan total waktu efektif belajar 16 jam. Setiap hari dibagi menjadi 2 sesi utama, masing-masing 4 jam, termasuk istirahat singkat untuk memastikan fokus peserta tetap optimal.
- Metode Tatap Muka (Offline) – Dilaksanakan di ruang training yang nyaman dan representatif, dengan fasilitas proyektor, koneksi internet stabil, dan perangkat belajar lengkap. Peserta dapat berinteraksi langsung dengan narasumber, melakukan simulasi aplikasi, dan berdiskusi kasus nyata.
- Metode Daring (Online) – Menggunakan platform webinar profesional, mendukung interaksi real-time, screen sharing, dan akses materi digital. Keunggulannya memungkinkan peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan tanpa harus bepergian, tetap efektif dan partisipatif.
- Metode Hybrid – Menggabungkan tatap muka dan daring, memberi fleksibilitas peserta dan institusi. Sesi teori dapat diikuti secara online, sedangkan praktik dan simulasi dilakukan offline atau via platform interaktif.
- Kebutuhan Teknis & Skenario Pelaksanaan – Peserta disarankan menyiapkan laptop dengan akses internet stabil, headset, dan akun platform pelatihan. Contoh skenario: sesi simulasi pengadaan di E-Katalog dilakukan secara interaktif di platform online, kemudian diskusi strategi optimalisasi pengadaan dilanjutkan di ruang offline.
Output yang Akan Diperoleh Peserta
- Menerima sertifikat pelatihan 32 JP sebagai bukti kompetensi dalam Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025.
- Mendapatkan pemahaman mendalam terkait regulasi terbaru pengadaan pemerintah dan standar akuntabilitas.
- Memiliki kemampuan menyusun laporan pengadaan akuntabel dan terdokumentasi digital.
- Menguasai strategi implementasi praktis E-Katalog untuk efisiensi waktu, biaya, dan proses pengadaan.
- Membangun jaringan profesional dan kolaborasi efektif dengan ASN, pejabat daerah, dan mitra swasta.
- Mampu mengidentifikasi dan mitigasi risiko dalam pengadaan barang/jasa pemerintah secara sistematis.
- Meningkatkan kompetensi penggunaan tools digital, dashboard monitoring, dan integrasi sistem pengadaan.
FAQ – Pertanyaan Umum Pelatihan
- Apa itu Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025?
Ini adalah pelatihan yang mengajarkan pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah menggunakan versi terbaru E-Katalog INAPROC, termasuk mekanisme, regulasi, dan praktik terbaik untuk ASN dan pejabat daerah. - Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ditujukan untuk Pejabat Pemda, ASN, Bendahara, Pejabat Pengadaan, dan mitra swasta yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah. - Berapa durasi dan metode pelaksanaan pelatihan?
Pelatihan berlangsung 2 hari (16 jam efektif) dengan metode tatap muka, daring, atau hybrid sesuai kebutuhan peserta dan institusi. - Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya, setiap peserta yang mengikuti pelatihan akan menerima sertifikat 32 JP yang mendukung bukti kompetensi dalam Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025. - Apa saja manfaat nyata yang diperoleh peserta?
Peserta mendapatkan keterampilan praktis, pemahaman regulasi terbaru, kemampuan membuat laporan akuntabel, strategi implementasi efektif, dan networking profesional. - Apakah materi pelatihan menggunakan contoh kasus nyata?
Ya, pelatihan mencakup simulasi transaksi, studi kasus pengelolaan vendor, dan praktik langsung menggunakan E-Katalog untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan di lapangan. - Apakah pelatihan ini relevan dengan regulasi pemerintah terkini?
Sangat relevan. Materi disusun sesuai Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan pedoman BPKP, menjamin kepatuhan dan akuntabilitas instansi.
Kesimpulan
Pelatihan Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 merupakan langkah strategis bagi ASN, pejabat daerah, dan mitra swasta untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan profesionalisme pengadaan barang/jasa pemerintah. Dengan metode tatap muka, daring, atau hybrid, materi komprehensif, dan narasumber berkompeten, peserta akan memperoleh keterampilan praktis, pemahaman regulasi terbaru, serta kemampuan menyusun laporan pengadaan yang akurat. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kinerja lembaga dan membangun jaringan profesional yang kuat melalui pelatihan ini.
Tempat dan Kota Pelaksanaan Pelatihan
- Jakarta – Pelatihan dilaksanakan di hotel atau pusat konferensi representatif, lengkap dengan fasilitas tatap muka dan dukungan platform daring.
- Bandung – Kota strategis dengan akses mudah, pelatihan fokus pada simulasi pengadaan dan praktik E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025.
- Yogyakarta – Menyediakan suasana belajar nyaman, kombinasi teori dan praktik, cocok untuk pejabat daerah dan ASN dari wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
- Malang – Pelatihan dengan metode hybrid, menggabungkan sesi offline di ruang training dan online melalui platform profesional.
- Surabaya – Fokus pada integrasi sistem digital, monitoring pengadaan, dan penggunaan dashboard E-Katalog untuk efisiensi instansi.
- Bali – Tempat strategis untuk peserta dari wilayah timur Indonesia, dengan pendekatan human-centered dan praktik langsung di E-Katalog.
- Lombok – Pelatihan mendukung ASN dan pejabat daerah lokal, menyertakan studi kasus pengadaan regional dan simulasi transaksi digital.
- Batam – Fokus pada efisiensi pengadaan lintas pulau, pemanfaatan fitur digital, dan pemahaman regulasi pengadaan pemerintah.
- Medan – Memberikan wawasan regulasi terkini, strategi implementasi praktis, dan kemampuan membuat laporan pengadaan akuntabel.
- Makassar – Peserta memperoleh keterampilan operasional E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 dan membangun jaringan profesional antar ASN dan pejabat daerah.
- Kota utama lain di Indonesia – Penyesuaian tempat sesuai kebutuhan instansi, tetap mengutamakan kombinasi metode offline, online, dan hybrid agar semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan maksimal.
Saatnya Perkuat tata kelola kelembagaan, kompetensi, dan kapabilitas SDM melalui program yang tepat sasaran. Pelatihan Strategis Implementasi E-Katalog Versi 6 INAPROC 2025 untuk Pengadaan Efektif Pemerintah dari Pusat Edukasi Indonesia (Penapelatihan.id) hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab kebutuhan nyata instansi pemerintah maupun sektor korporasi.
Disusun selaras dengan regulasi terbaru dan dipandu oleh narasumber berpengalaman, pelatihan ini dirancang dengan metode aplikatif sehingga hasilnya dapat langsung diterapkan di lapangan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam budaya kerja, tata kelola, dan profesionalisme organisasi.
Bukan sekadar pelatihan, melainkan momentum transformasi kelembagaan. Bersama Pusat Edukasi Indonesia (PENA), setiap program adalah investasi strategis untuk membangun SDM adaptif dan sistem kerja akuntabel, sekaligus pijakan menuju organisasi yang lebih kokoh, transparan, dan berdaya saing — bersama mitra nasional terpercaya dalam peningkatan kinerja dan profesionalisme aparatur maupun tenaga korporasi. Klik! Untuk melihat Jadwal Pelatihan terbaru di sini.
Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami sangat menghargai waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Apabila Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, untuk meninjau materi lanjutan lainnya yang kami siapkan guna mendukung kinerja profesionalisme dan akuntabilitas. Silakan klik di sini:
- Pelatihan Kecerdasan Emosional & Kepemimpinan Adaptif 2025 – Strategi Profesional Membangun SDM Unggul di Era Digital
- Training GIS Terintegrasi 2025 – Profesional Basic, Advanced & Expert untuk Pemerintah Daerah & Multi Sektor
- Bimtek RPJMD RKPD 2025 – Solusi Efektif Perencanaan Pembangunan Terintegrasi Sesuai Permendagri 86/2017
💰 Biaya & Fasilitas Bimtek / Pelatihan Resmi
Berikut adalah rincian biaya dan fasilitas dari masing-masing pilihan kelas pelatihan:
🏨 1. Paket Bimtek + Akomodasi Hotel
💵 Rp 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
✅ Termasuk akomodasi hotel 4 hari 3 malam
Fasilitas:
Pelatihan intensif selama 2 hari
Tanda peserta resmi
Tas eksklusif
Coffee break 2x dan lunch 2x
Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
Flashdisk 8 GB berisi materi
Dokumentasi kegiatan (foto/video)
Sertifikat resmi PENA Pelatihan
Antar jemput bandara (khusus rombongan ≥8 orang)
🏢 2. Paket Bimtek Non Akomodasi
💵 Rp 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
Fasilitas:
Pelatihan intensif selama 2 hari
Tanda peserta resmi
Tas eksklusif
Coffee break 2x dan lunch 2x
Kelengkapan bimtek (pena/pensil, buku catatan, makalah)
Flashdisk 8 GB berisi materi
Dokumentasi kegiatan
Sertifikat resmi PENA Pelatihan
💻 3. Paket Kelas Online (Zoom Meeting)
💵 Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
Fasilitas:
Akses pelatihan online via Zoom selama 2 hari
Modul dan materi dikirim dalam bentuk digital
Sertifikat resmi pelatihan (dikirim via email atau pos)
Rekaman video kelas (on-demand)
Grup diskusi dan pendampingan online (selama pelatihan)
🏞️ Pelatihan Inhouse / Outbound
Kami juga melayani kegiatan Inhouse Training dan Outbound Training di lokasi instansi Anda.
📌 Minimal peserta: 11–15 orang.
Waktu, materi, dan tempat bisa disesuaikan.
Untuk konsultasi dan informasi pendaftaran, silakan hubungi:
📱 0822-4551-1510
📧 info@penapelatihan.id
💳 Cara Pembayaran
Pembayaran dapat dilakukan melalui dua metode:
Tunai saat registrasi pelatihan di lokasi
Non-tunai (transfer bank):

BANK BCA KCU SCBD
No. Rekening: 0067714222
a.n. PUSAT EDUKASI INDONESIA




